Wali Kota Evaluasi Peruntukan Lapak di Hutan Kota Karena Mayoritas dimiliki Pejabat

PALU,CS – Wali Kota Palu Hadianto Rasyid langsung menggelar rapat bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dihari perdananya, Senin 1 Maret 2021 di ruang Bantaya Kantor Wali Kota Palu

Rapat ini juga untuk menyelaraskan program kerjanya dengan kegiatan dan anggaran diseluruh OPD. Sekaligus mengevaluasi sejumlah program OPD.

Salahsatu yang menjadi perhatian adalah terkait pemanfaatan Hutan Kota Kaombona Palu untuk kegiatan ekonomi. Menurutnya sesuai informasi yang ia terima, lapak-lapak di tempat itu mayoritas dimiliki pejabat.

“Saya mohon maaf ini harus saya sampaikan. Bahwa lapak di hutan kota ini yang miliki banyak pejabat,”ungkap Hadianto.

Baca Juga :  Maret 2024, 655 Penyintas Likuefaksi Petobo Akhirnya Terima Kunci Huntap

Dia berhemat, seharusnya pejabat tidak perlu lagi ikut dalam kegiatan yang notabene diperuntukkan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Hal-hal ini semua perlu kita evaluasi bersama,”tekan Hadianto.

Selain itu, status lahan hutan kota menurutnya juga perlu diperjelas. Agar kedepan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Hadianto menambahkan, konsep pembangunan Kota Palu dalam masa kepemimpinannya dibagi dalam enam bidang .

Pertama pada bidang ekonomi kemudian bidang infrastruktur, pelayanan dasar, sosial kependudukan, birokrasi dan keuangan serta bidang lingkungan.(TIM)

Pos terkait