Ini Temuan Baru Operasi Madago Raya, Ali Kalora Cs Melemah ?

ILUSTRASI - Satgas Ops. Tinombala. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)

SULTENG, CS – Satuan tugas (Satgas) Operasi Madago Raya terus mengejar Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT), di Wilayah Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kekuatan kelompok yang dipimpin Ali kalora ini, diyakini semakin melemah menyusul tewasnya dua anggotanya beberapa waktu lalu yakni, Alvin dan Khairul alias Irul.

Untuk mempersempit ruang gerak kelompok MIT, aparat gabungan TNI dan Polri terus melakukan pengejaran, khususnya di wilayah perbatasan Kabupaten Poso dan Parigi Moutong Sulteng. Pengejaran itu juga melibatkan pasukan khusus, menyisir jalur darat  dan udara.

Baca Juga :  Pertamina Komitmen 'Nyalakan' Perekonomian Warga Dusun Cindakko, Maros

Dalam pengejaran itu, Satgas berhasil menemukan sebuah goa yang diduga menjadi tempat persembunyian kelompok yang kini berkekuatan sembilan orang tersebut.

“Posisi kelompok ini diperkirakan semakin terjepit, setelah dua anggotanya, Alvin dan Khairul tewas. Aparat gabungan beberapa waktu lalu juga berhasil mengamankan puluhan amunisi dan perlengkapan kelompok MIT ini,” ucap Komandan Korem 132 Tadulako, Brigadir Jenderal Farid Ma’ruf, di Palu, Senin 8 Maret 2021.

Meyakini Ali Kalora Cs sudah terjepit dalam perburuan, Brigjen Farid Maruf meminta kelompok MIT yang tersisa untuk segera menyerahkan diri.

Baca Juga :  DP3A Sulteng Target Raih Penghargaan APE - PUG Tahun 2021

“Kelompok Pimpinan Ali Kalora ini ini terbagi dua, dan menyisahkan kekuatan persenjataan satu pucuk senjata laras panjang dan dua pucuk senjata lars pendek,” tandasnya. **

Pos terkait