PT Conch Buka Unit Pengantongan Semen di Donggala

DONGGALA, CS – PT Conch membuka unit pabrik pengantongan semennya di Desa Labuan Induk, Kecamatan Labuan Kabuapaten Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng).

Pembangunan gedung utama unit pengantongan semen Palu Indonesia ini ditandai upacara peletakan batu pertama,Kamis 18 Maret 2021 di Desa Labuan Induk. Peletakan batu pertamanya dilakukan langsung Bupati Donggala H Kasman Lassa.

Direktur PT Conch, Wang Hai Qing mengatakan, perusahaan tersebut sudah terdaftar sejak Februari 2018, dengan kapasitas penampungan semen sebanyak 4000 ton pertahun dan dilengkapi dengan terminal khusus berkapasitas 5000 ton.

Untuk itu, dengan adanya proyek tersebut akan mempromosikan pengembangan industri, terkait di Kabupaten Donggala labuan khususnya dan sekitarnya serta dapat meningkatkan pendapatan perpajakan daerah dan membuka lapangan kerja lokal serta pembangunan ekonomi dan sosial.

Baca Juga :  Tuntut IUP PT Trio Kencana Dicabut, Ratusan Massa di Kasimbar Blokade Jalan Penghubung Sulteng-Gorontalo

Ia menambahkan bahwa sejak dimulainya proyek itu, telah mendapatkan dukungan sangat besar dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten, Kecamatan dan desa serta masyarakat sekitarnya.

“Kami akan memanfaatkan sepenuhnya keunggulan teknologi, manajemen dan merek yang dimiliki oleh Konstruksi dan kami berusaha semampunya untuk dapat mempercepat pembangunan dan menjamin proyek ini, lebih awal dapat berproduksi dan dilihat hasilnya serta membalas kepedulian dan perhatian Pemda Donggala beserta jajarannya dengan kinerja yang luar biasa,” pungkasnya

Sementara itu, Bupati Donggala, Kasman Lassa dalam sambutannya mengungkapkan sebagai Kepala Daerah menyambut hangat masuknya perusahaan tersebut.

Baca Juga :  Lulusan Terbaik AKMIL 2003 Jabat Dandim 1311/Morowali

Karena Pemda Donggala sudah mempunyai komitmen untuk wilayah pantai barat, akan dibangun industri yang berbasis kerakyatan yang sifatnya memanfaatkan dan memberdayakan masyarakat.

Olehnya itu, Bupati berharap kepada masyarakat labuan agar menjaga perusahaan tersebut, karena perusahan itu akan membawa dampak yang positif dan berkontribusi dengan memberdayakan tenaga kerja.

“Sudah pasti kalau itu dibawa PAD desa, kecamatan dan kabupaten pasti Donggala akan berubah,” Ujar Bupati.

Terkait dengan hal tersebut Bupati juga menghimbau kepada masyarakat, agar jangan melakukan kegiatan yang sifatnya menimbulkan kekacauan.

Karena menurut Bupati masyarakat mungkin saja bisa diberdayakan menjadi sopir/ driver, tenaga operasional dan administrasi tetapi itu semua harus memiliki mental yang baik, etika yang baik yang bisa bekerjasama dengan tim tekhnis dari perusahaan.

Baca Juga :  Peyaluran Dana Stimulan di Donggala Sudah Mencapai 99,85 Persen

“Silakan bekerja beroperasional dan apabila ada permasalahan di lapangan lakukanlah segera koordinasi dan konsultasi, Pemda Donggala dan jajarannya siap untuk membantu semua apa yang dibutuhkan oleh perusahaan ini, sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” Tutup Bupati.

Dilanjutkan dengan pembakaran petasan sebagai tanda peletakkan batu pertama.

Upacara peletakkan batu pertama tersebut turut dihadiri oleh Kadis Nakertrans, Kadis Perizinan, Kepala BAPPEDA, Kadis Perhubungan, Kabag Perlum, Camat Labuan, Camat Tantovea, Kapolsek Labuan, Danramil dan Kepala Desa Se- Kecamatan Labuan.(**NDK)

Pos terkait