Perpaduan Adat Kaili dan Banggai Sambut Kedatangan Cudy-Ma’mun

Ketua Umum PB Alkhairaat, Habib Ali bin Muhammad Aljufri (tengah) bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura –Ma’mun Amir yang didampingi istri, mengikuti prosesi syukuran, di Kota Palu, Jum’at 18 Juni 2021. (FOTO : IST)

SULTENG, CS – Rombongan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura – Ma’mun Amir beserta rombongan tiba di Bandara Mutiara SIS Aljufri Kota Palu, Jum’at 18 Juni 2021.

Rombongan tersebut disambut secara adat, perpaduan Kaili dan Banggai, oleh   Dewan Adat Sulteng,  beserta penjatan Sekretaris Provinsi Sulteng, Mulyono, Walikota, H. Hadianto Rasyid, Wakil Wali Kota Palu, Reny Lamadjido,  dan Unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Palu .

Setelah seluruh prosesi adat selesai Gubernur  dan wakilnya bersama keluarga menyapa seluruh masyarakat yang turut menyambut.

Dikesempatan itu, Rusdy Mastura yang didampingi Ma’mun Amir menyampaikan rasa syukur dan haru atas antusias penyambutan masyarakat kepada mereka.

Baca Juga :  Sri Lalusu : Ormas Perempuan di Sulteng Perlu Support Anggaran

“Setelah pelantikan kami sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, hari ini merupakan hari yang berbahagia, karena kami dapat bertatap muka secara langsung bersama saudara-saudara sekalian dan sebagai suatu kesyukuran atas semua proses yang telah kita lewati bersama, sejak proses pemilihan hingga pelantikan kemarin. Banyak hal terjadi, baik suka dan duka yang dapat menjadi pelajaran, yang semua itu ialah atas perkenan dari Allah SWT,” ucapnya.

Kata pria yang disapa Cudy itu, kesuksesannya bersama wakilnya, bukan semata-mata berkat usaha sendiri, namun atas dukungan doa dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat se  Sulteng.

Baca Juga :  Penutupan Hari Santri Nasional di Parimo, Rahma : Perpres No 82 Persembahan PKB untuk Pesantren

“Untuk itu, perkenankan saya, atas nama pribadi dan selaku pimpinan daerah, mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada masyarakat Sulteng yang telah memberikan mandat kepercayaan kepada kami untuk memimpin bumi tadulako, Provinsi Sulteng,” tambahnya.

Cudy mengaku, sangat menyadari bahwa tantangan tugas-tugas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang diemban ke depan tidak akan berjalan mudah, apalagi daerah dan bangsa saat ini masih berjuang menghadapi pandemi Covid-19, serta pemulihan dampak bencana yang terjadi pada tanggal 28 September 2018 silam, yang saat ini masih dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Baca Juga :  Jasa Raharja Serahkan Santunan Duka pada Ahli Waris Korban Lakalantas di Tojo Unauna

Olehnya, mantan Wali Kota Palu dua periode itu memohon dukungan dan bantuan seluruh elemen masyarakat, birokrasi, TNI/Polri, serta mitra kerja  untuk menjalankan roda pemerintahan, meneruskan pembangunan di Sulteng, melalui visi “gerak cepat menuju Sulteng lebih sejahtera dan lebih maju”.

“ Terakhir, saya kembali menyampaikan harapan kami dukungan masyarakat  dan seluruh stakeholder lainya, apa yang kita rencanakan ke depan tidak akan bisa terwujud, karena sekali kita bergerak cepat menuju Sulteng sejahtera dan maju, dua kali kita bersama-sama mewujudkan Sulteng yang lebih baik lagi,” tandasnya. **

Pos terkait