Proses Lelang Pembangunan 2.917 Unit Huntap Waktu Dekat Dilaksanakan

Suasana Rakor Rehab Rekon yang dilaksanakan secara virtual, Kamis 24 Juni 2021. (FOTO : Humas Pemprov Sulteng)

SULTENG, CS – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar Rapat koordinasi (Rakor), membahas teknis proses Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab Rekon) pasca bencana 2018.

Rakor tersebut dilaksanakan secara virtual, Kamis 24 Juni 2021, dihadiri Ketua Satgas PUPR, Dr. Arie Sutiadi, Kepala Balai Kementrian  PUPR, Bupati Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Wali Kota Palu.

Bacaan Lainnya

Dikesempatan itu, Dr. Arie Sutiadi menyampaikan, perpanjangan Inpres tentang rehabilitasi dan rekontruksi masih dalam proses di pusat. Kata dia, Rakor penyelesaian kendala yang ada, bertujuan untuk mencari solusi.

Baca Juga :  Belanja APBD Sulteng 2024 Rp5,4 Triliun Lebih

“Diharapkan Bupati dan Walikota mempercepat Validasi data tentang WTB yang akan direlokasi, baik di Kota Palu, Sigi dan Donggala, Proses laran supaya dipercepat untuk lokasi yang sudah siap dibangun Huntap,” katanya.

Dikesempatan yang sama, Elim Somba yang mewakili Pemerintah Provinsi Sulteng menyampaikan, kebijakan strategis yang mendesak untuk segera diselesaikan gubernur adalah, penanganan pendemi Covid-19, percepatan Rehabilitasi dan Rekontruksi dampak bencana, percepatan penyelesaian kelompok MIT Poso,  dan percepatan pembangunan infrastruktur yang mendukung Sulawesi tengah Corporation.

Kata Elim, untuk penyelesaian dampak bencana, Gubernur mengharapkan akhir tahun 2021 semua permasalahan yang ada sudah dapat diselesaikan. Untuk itu, Gubernur sudah melakukan pertemuan dengan Wali Kota Palu tentang proses penyelesaian rehabilitas dampak bencana di Kota Palu.

Baca Juga :  Pimpinan dan Anggota DPRD Sulteng Ikut Bimtek Peningkatan Kapasitas, Tugas dan Wewenang

“Saat itu Gubernur sudah menyetujui permintaan Walikota untuk alokasi anggaran untuk Pembayaran Lokasi Huntab Petobo Rp 12 Miliar, dan untuk lokasi pembangunan kembali Jembatan IV Palu sebesar Rp 10 Miliar.  Total jumlahnya Rp 22 Miliar. Gubernur juga akan melaksanakan rapat dalam waktu dekat dengan Bupati Sigi, Donggala dan Wali Kota Palu, untuk mengetahui kendala yang dihadapi, supaya segera dieksekusi,” terangnya.

Pada rapat tersebut Balai Perumahan menyampaikan, dalam waktu dekat akan dilakukan proses lelang Huntab Talise, Tondo  sebanyak 2.917 unit dan diharapkan Hutab siap dihuni agar Walikota dan Bupati segera menerbitkan Warga Terdampak Bencana (WTB) untuk dapat menempati Huntap, agar syarat pendukung dapat segera di Penuhi. **

Pos terkait