HUT Korps Brimob, Batalyon C Pelopor Morowali Anjangsana di Ponpes

Satuan Brimob Batalyon C Pelopor Kabupaten Morowali, Sulteng melakukan anjangsana di Ponpes Hidayatullah, di Desa Umpanga, Kecamatan Bungku Barat, Selasa 2 November 2021. (FOTO : channelsulawesi.id)

MOROWALI, CS – Satuan Brimob Batalyon C Pelopor Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) melakukan anjangsana di Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah, di Desa Umpanga, Kecamatan Bungku Barat, Selasa 2 November 2021.

Rombongan yang dipimpin langsung Wadanyon Brimob Batalyon C Pelopor Morowali,  juga menyerahkan paket bahan-bahan kebutuhan pokok ke Ponpes tersebut.

Dikesempatan itu, Wadanyon Brimob Batalyon C Pelopor Morowali, AKP Sudirman SH menuturkan, anjangsana tersebut merupakan kegiatan dari beberapa rangkaian perayaan HUT Korps Brimob ke 76 yang akan diperingati 14 November.

Paket bahan pokok yang diserah terimahkan itu, antara lain beras, mie instan serta telur. Paket itu nantinya akan diberikan lagi ke Panti Asuhan Uswatun Khasanah yang dikelola oleh Ponpes tersebut.

Baca Juga :  DPRD Donggala Gelar Paripurna Laporan Banggar atas Ranperda APBD Tahun 2021

“Demikianpula mengenai cara pembagiannya ke panti asuhan tersebut,  dari Brimob Batalyon C Pelopor Morowali juga menyerahkan sepenuhnya ke pihak pengelola panti. Semoga  masyarakat kita sedikit dapat terbantu, khususnya anak-anak panti asuhan,” terang AKP Sudirman.

Kata dia, bagi Satuan Brimob, khususnya Batalyon C Pelopor Morowali anjangsana bukan hanya sekedar kegiatan sosial, namun dari kegiatan itu sudah memberi sebuah kesempatan bersilaturahim dengan mayarakat di daerah Morowali.

Sehari sebelumnya personel Brimob Batalyon C Pelopor Morowali yang berasal dari masing-masing kompi di Morowali juga sudah melakukan donor darah, yang dipusatkan di Markas Batalyon C Pelopor Morowali.

Baca Juga :  Pemkab Pasangkayu Gelar Swab Antigen Massal ASN

Dari 50 orang lebih anggota yang mendaftar berdasarkan hasil scrainig (pemeriksaan) oleh petugas PMI Morowali, semuanya diperbolehkan ikut mendonor, namun baru lebih 20 orang anggota yang sudah diambil darahnya.

“Saat itu belum semua yang sudah mendaftar diambil darahnya, karena menurut pihak PMI Morowali kapasitas  penampungan darah di Morowali masih terbatas. Namun demikian, jika suatu saat ada yang membutuhkan, personel yang ada sudah siap,” ungkap AKP Sudirman. (MRM)

Pos terkait