Menyamakan Persepsi Kembangkan Islam Rahmatan Lil Alamin Bersama Penceramah, Ini Langkah Kemenag

Kepala Kakanwil Kemenag Sulteng, Ulyas Taha, saat membuka kegiatan Pengarusutamaan moderasi beragama dan wawasan kebangsaan bagi Dai dan Daiyah, di Salah satu hotel di Kota Palu, Kamis 4 November 2021. (FOTO : Humas Kemenag Sulteng)

SULTENG, CS – Kantor wilayah Kementerian agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), melalui Bidang Bimbingan Masyarakat Islam melaksanakan kegiatan Pengarusutamaan moderasi beragama dan wawasan kebangsaan bagi Dai dan Daiyah, di Salah satu hotel di Kota Palu, Kamis 4 November 2021.

Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, Ulyas Taha, saat membuka kegiatan menyampaikan, bahwa Dai dan Daiyah merupakan mitra Kemenag dalam menyampaikan dakwah di kalangan umat.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  H. Nanang Pimpin FPTI Sulteng Periode 2021-2025

“Melalui kegiatan ini dapat menambah ilmu dan wawasan para Da’i dan Daiyah terkait moderasi beragama dan wawasan kebangsaan dalam berdakwah, dan dalam membantu visi misi Kementerian Agama membangun pemahaman keagamaan yang moderat di tengah-tengah masyarakat,” ucap Ulyas.

Kata Ulyas, kegiatan ini juga untuk menyamakan persepsi dalam mengembangkan Islam yang rahmatan Lil Alamin, yang dibangun dalam konsep moderasi beragama.

Olehnya, Ulyas berharap, sebagai ujung tombak di tengah masyarakat, para Dai dan Daiyah agar dalam berdakwah, menyampaikan moderasi beragama dan wawasan kebangsaan di kalangan umat beragama.

Baca Juga :  Lantik Pejabat Administrator, Ini Pesan Kakanwil Kemenag Sulteng

Dikesempatan yang sama, ketua panitia Haris Lawisi, melalui laporannya mengatakan, kegiatan itu bertujuan menguatkan nilai-nilai moderasi beragama di kalangan Dai dan Daiyah, sebagai implementasi Islam rahmatan Lil Alamin dalam bingkai NKRI. Selain itu, juga menguatkan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, agar Dai dan Daiyah dapat berperan aktif dalam menangkal penyebaran paham radikalisme, membangun komitmen kebangsaan dan sikap toleransi dalam pengamalan ajaran agama.

Peserta kegiatan itu diikuti oleh 40 Dai dan Daiyah yang aktif di Kota Palu dan sekitarnya. Mereka adalah utusan penceramah Ormas keagamaan Islam, MUI Kota Palu dan lembaga dakwah.

Baca Juga :  YAPPIKA-ActionAid dan Fatayat NU Sulteng Kerjasama Jalankan Program HAR di Lende Tovea dan Beka

Adapun narasumber yang dihadirkan, yakni Ketua MUI Provinsi Sulteng, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulteng, Ketua FKUB Provinsi Sulteng dan Ketua FKPT Sulteng. **

Pos terkait