KI Pusat Dorong Lahirnya Perda Keterbukaan Informasi Publik di Sulteng

Rombongan KI saat silaturahmi dengan Wakil Gubernur Sulteng. (FOTO : dok KI Sulteng)

SULTENG, CS – Komisi  Informasi  Pusat (KIP) mendorong lahirnya Peraturan daerah (Perda) tentang keterbukaan informasi publik di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Hal itu dikemukakan oleh  Ketua Bidang Kelembagaan KI Pusat, Cecep Suryadi  saat  menyampaikan materi asistensi  kelembagaan KI Provinsi Sulteng, Rabu 23 Maret  2022.

Kata Cecep. hal  itu menjadi penting,  sesuai dengan  tujuan atau amanah  Undang-Undang keterbukaan informasi publik nomor 14 tahun 2008 yang menjamin hak warga negara untuk mengetahui rencana pembuatan kebijakan publik, program kebijakan publik, dan proses pengambilan keputusan publik, serta alasan pengambilan suatu keputusan publik.

Baca Juga :  Untad Kerjasama Unhas di Program S2 dan S3

“Beberapa daerah di  Indonesia seperti DIY Yogyakarta  sudah   memiliki Perda yang mereka namakan Pengelolaan Keterbukaan Informasi Publik, harapannya di Sulawesi Tengah juga bisa seperti itu dalam upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan publik,”  terangnya..

Menurutnya, Perda lebih spesifik menyesuaikan dengan  kearifan lokal, cantolannya adalah UU keterbukaan informasi publik Nomor  14 tahun 2008 , yang salah satu tujuannya adalah meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengambilan kebijakan publik dan pengelolaan Badan Publik yang baik.

Dia mengatakan, hal itu bisa didorong oleh Komisi Informasi guna  mempercepat terwujudnya  penyelenggaraan negara yang baik, transparan, efektif dan efisien, akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga :  Tahun ini BKKBN Sulteng Target Paparkan Masalah Stunting di 41.000 KK

Cecep juga mengingatkan KI Sulteng untuk selalu menjaga relasi, membangun sinergitas yang baik dengan pemerintah daerah, eksekutif, legislatif maupun yudikatif. Disisi lain ia juga berharap pemerintah daerah juga dapat mensupport KI Sulteng dari sisi regulasi maupun anggaran.

Pria asal Pekanbaru Riau ini juga mengapresiasi pencapaian monev Sulteng, dari tidak informatif tahun 2020 menjadi menuju informatif pada tahun 2021.

“Saya mengapresiasi monev keterbukaan informasi publik dari tidak informatif menjadi menuju informatif, ini sebuah loncatan yang luar biasa, semoga tetap mampu menjaga  konsistensinya  tahun ini,” harapnya.

Baca Juga :  Densus 88, MUI dan Kemenag Bersinergi Bina Khatib di Poso

Terkait hal ini, Komisioner KI Pusat, Cecep Suryadi bersama tim dari Pusat  didampingi komisioner KI Sulteng dan Kabid IKP DKIPS, Hasim,  berkesempatan melakukan audience dengan Wakil Gubernur Ma’mun Amir diruang kerjanya. **

Pos terkait