Gubernur Sulteng Harapkan BPSDM Mampu Cetak Pemimpin yang Berkompetensi

Gubernur Sulteng, H. Rusdy Mastura. (FOTO : IST)

SULTENG, CS – Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), H. Rusdy Mastura berharap kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Sulteng, mampu mencetak pemimpin yang memiliki kompetensi kepemimpinan, kinerja dan pelayanan.

“Untuk menjamin terlaksananya akuntabilitas jabatan administrator, dan pengawas yang memiliki kemampuan dalam memimpin pelaksanaan kegiatan dalam memberikan pelayanan publik, sesuai standar operasional prosedur dan terselenggaranya peningkatan kinerja dan pelayanan secara berkesinambungan,” ucap Rusdy Mastura, saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VII dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan VI secara virtual, di Ruang Kerjanya, Senin 4 April 2022.

Baca Juga :  Media Gathering UPT SKIPM Palu Bersama Insan Pers Bahas Mutu dan Izin Pelaku Usaha Perikanan

Kata Gubernur, pelatihan dimaksud dalam rangka mencapai tujuan organisasi sebagai respon atas kebutuhan untuk mempersiapkan para pemimpin yang berkompeten, dalam menghadapi tantangan dan kondisi ketidakpastian global melalui pelatihan kepemimpinan yang tepat.

Dia berharap, para peserta dapat beradaptasi pada semua pembelajaran yang didapatkan dan diimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari, khususnya di instansi masing-masing peserta. Sehingga dapat mencapai birokrasi yang mampu melahirkan daya saing dalam menggerakkan sebuah organisasi, demi tercapainya kinerja dan pelayanan yang maksimal demi mewujudkan visi-misi Pemerintah Provinsi Sulteng, yakni gerak cepat menuju Sulteng yang lebih sejahtera.

Baca Juga :  PKS Sulteng Nilai  Pemprov Belum Memadai Tanggulangi Kemiskinan

Sebelumnya, Kepala BPSDMD Sulteng yang diwakili Kabid PKMFF, Muh. Riyan, dalam laporannya menyampikan kegiatan itu bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta, dalam rangka memenuhi standar kompetensi manajerial pada jabatan administrator dan jabatan pengawas. Sehingga menjamin terlaksananya akuntabilitas jabatan pengawas dan administrator.

“Pelatihan kepemimpinan administrator angkatan 7 berlangsung selama kurang lebih 91 hari, dan pelatihan kepemimpinan pengawas angkatan enam berlangsung selama kurang lebih 96 hari, dimulai pada hari ini yang dilaksanakan dengan metode blended learning, yaitu gabungan antara learning dan classical dengan menggunakan aplikasi ASN unggul. Aplikasi yang dikembangkan oleh BPSDM Provinsi Sulteng,” terangnya. **

Pos terkait