Wakil Ketua DPD NasDem Palu ini Wakili Indonesia di Konferensi Diplomat Muda Dunia

Ista Nur Masyithah

PALU, CS – Wakil Ketua DPD Partai NasDem Kota Palu, Ista Nur Masyithah terpilih menjadi salah satu dari 129 peserta di seluruh dunia untuk hadir dalam konferensi diplomat muda  sedunia yang diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab, 31 Mei 2022 mendatang.

Anggota DPRD Provinsi Sulteng Fraksi NasDem, Yahdi Basma mengaku sangat bangga adanya anak muda dan perempuan asal Kota Palu yang mampu mewakili Indonesia diperhelatan dunia tersebut.

“Saya membaca surat UNGA yang dikirim kan ke eMail Ista, dalam proses seleksi, lebih 5.000 makalah berbahasa Inggris dengan topik berbeda-beda dari 5.000an anak muda seluruh Dunia, diterima dan diseleksi oleh UNGA, dimana salah satu yg diterima dan dinyatakan lolos adalah Ista Nur Masyithah ini,” papar Yahdi Basma, Anggota DPRD Provinsi Sulteng Fraksi NasDem, Kamis (19/5)

Artinya kata Yahdi, Ista Nur Masyithah, penyintas bencana likuefaksi Petobo, yang 5 tahun belakangan ini aktif sebagai Wakil Ketua DPD Partai NasDem di Kota Palu,  menjadi perwakilan Indonesia dalam perhelatan ini.

Yahdi menjelaskan, berangkat dari pengalaman manajemen krisis kebencanaan berbasis kelembagaan masyarakat yang digeluti sejak bencana alam 28 September 2018 terjadi, membawanya melangkah ke Kongres Anak Muda Sedunia di lembaga politik tertinggi di dunia ini.

Baca Juga :  Sosialisasi Lomba Kawasan Adipura, Wali Kota Palu Sasar Dua Kecamatan

Ista, berusia 28 tahun, sehari-harinya beraktivitas sebagai bagian dari kolektif Komunitas Politik BANTAYA (Barisan Teman Yahdi) yang dikomandoi oleh Yahdi Basma, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Fraksi NasDem,  dikenal publik Sulawesi Tengah sebagai salah satu legislator yang turut berkecimpung aktif dan berjuang bersama korban bencana Pasigala.

Sementara itu Ista Nur Masyithah mengaku, dirinya tidak menyangka terpilih salah satu dari 129 peserta di seluruh dunia untuk menghadiri konferensi diplomat muda sedunia yang diselenggarakan salah satu badan PBB yakni UNGA

“Yaa… Paper atau Makalah yang saya angkat, itu anggelnya adalah pengalaman saya sepanjang tahun 2018 pasca bencana bulan September, hingga momen sebelum saya kirim paper tersebut ke Panitia PBB yakni UNGA. Isinya ringkas-padat penuh dengan langkah-langkah pelembagaan masyarakat yang kami lakukan bersama Kaka Yahdi Basma dan kawan-kawan Bantaya di Palu-Sigi-Donggala, mulai saat kami keliling dari tenda ke tenda shelter pengungsian, hingga rapat-rapat Pansus Bencana Pasigala yang Yahdi pimpin di DPRD, terima demo sekian kali dari korban bencana, hingga proses litigasi kasus hukumnya ketika ia “diseret” ke Pengadilan Negeri Palu, semua saya rekam jelas dan point nya saya tuangkan jadi paper/makalah berbahasa Inggris dengan judul, Manajemen Krisis Kebencanaan Berbasis Pelembagaan Masyarakat,” ujar Ista ke redaksi.

Baca Juga :  DPRD Palu Rapat Paripurna Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perlindungan dan Hak Anak

Salah satu aktivis pemuda di Besusu, yang juga sahabatnya di komunitas politik BANTAYA Palu, Agus Laturupa berharap, dengan adanya warga kota Palu yang mewakili Indonesia di tingkat international ini  Pemerintah Daerah dan sejumlah Tokoh Sulawesi Tengah, bisa melihat ini sebagai upaya anak-anak muda Sulteng untuk maju dan siap mengemban misi memajukan daerah,  juga sebagai inspirasi dan spirit bagi anak-anak milenial Palu dan Sulteng lainnya.

“Ista ini kelahiran Oktober 1993, anak milenial Palu. Di usianya yang 28 tahun, ia sudah wakili Indonesia ke ajang dunia,” ujarnya penuh bangga.

Setelah dua tahun terjeda oleh Pandemi Covid 19, Model United Nation kini kembali gelar Simulasi Kongres PBB, yang kali ini digelar di Dubai, setelah  sebelumnya dilaksanakan di Asia.

Baca Juga :  Pemkot Palu Canangkan 7 Agustus Sebagai Hari Bersih Kota Palu

Uni Emirat Arab menggelar perhelatan  internasional ini di Dubai pada tanggal 27 – 31 Mei 2022. Perhelatan akbar ini digelar selama kurang lebih empat hari dengan agenda Simulasi Kongres PBB yang biasanya dihelat khusus untuk masing-masing Diplomat Negara Anggota PBB. Ajang ini adalah satu konferensi internasional yang selalu dinantikan oleh para pemuda se-Dunia, sebagai Model United Nations (MUN) yakni simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Proses Seleksi Calon Peserta

Seleksi dilaksanakan secara terbuka melalui situs resmi AYIMUN, dimana peserta diwajibkan memilih salah satu topik dan mengirimkannya kepada panitia pelaksana yakni UNGA (United Nation General Assembly).

Diketahui, UNGA atau yang biasa disebut dengan Majelis Umum PBB ini adalah organ atau badan pembuat kebijakan utama di PBB. Ia terdiri dari 193 negara anggota di mana setiap negara anggota di sini, memiliki hak suara yang sama. **

Pos terkait