Ketua TP PKK Palu Hadiri HUT APEKSI ke 22 di Lampung

PALU,CS – Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo bersama Ketua TP-PKK Kota Palu, Diah Puspita menghadiri rangkaian acara Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Pemerintah Kata Seluruh Indonesia (APEKSI)ke-22 di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

HUT APEKSI yang dilaksanakan dengan berbagai rangkaian acara tersebut digelar selama empat hari mulai tanggal 26 – 29 Mei 2022 yang dipusatkan di Hotel Novotel Lampung dan Graha Wangsa.

Adapun rangkaian acara yang digelar yakni Syukuran Hari Ulang Tahun APEKSI ke-22 Tahun, Seminar “Kebangkitan Ekonomi Melalui Kolaborasi Multi Pihak”, Expo “Kebangkitan Ekonomi Melalui Kolaborasi Multi Pihak”, serta Side Event (Workshop Nasional, Sepeda Santai, Kunjungan Wisata dan Sentra
UMKM).

Baca Juga :  Konsep Perubahan Yang Ingin digapai PKS Bersama Anis Baswedan dan Muhaimin Iskandar

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo memberi arahan kepada seluruh wali kota se-Indonesia, Jumat, 27 Mei 2022.

Dalam arahannya, Menteri berpesan agar seluruh wali kota sebagai pimpinan daerah, harus bisa membawa birokrasi pemerintah daerah ke arah digital.

“Kepala daerah bertugas mempercepat transformasi dari pemerintahan yang tradisional ke pemerintahan digital dan melakukan perubahan kepemimpinan digital,” ungkap Menteri Tjahjo saat membuka Expo APEKSI 2022.

Kepemimpinan modern, katanya ditandai dengan kemampuan pemimpin untuk menginspirasi pihak lain, menjaga agar tetap terkoneksi dan terlibat, serta menjaga kesatuan organisasi. Setiap wali kota juga harus memiliki kemampuan untuk melakukan inovasi-inovasi dengan pendekatan digital.

Baca Juga :  Imran Lataha Pimpin Rapat Emergency Dampak Banjir di Kota Palu

Menteri Tjahjo mengingatkan, presiden dan wakil presiden sudah menetapkan visi, misi, dan lima prioritas pembangunan 2019-2024, yaitu pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, simplifikasi regulasi, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi.

“Kepala daerah dituntut untuk mendukung, menjabarkan, membuat terobosan, dan melaksanakan upaya pemerintah untuk mewujudkan target-target pembangunan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan tentang empat hal tantangan bangsa yaitu korupsi, bencana alam, radikalisme terorisme, dan penyalahgunaan obat terlarang.

ASN harus berhati-hati terhadap penggunaan narkotika. Tindakan tegas pun disiapkan jika ada ASN terlibat barang terlarang itu. “Kalau ada ASN yang tertangkap tangan dia pengguna narkoba langsung di nonjobkan dan direhabilitasi. Tapi kalau dia pengedar mohon maaf, dipecat saja,” tegas Menteri Tjahjo.

Baca Juga :  Bertemu Wali Kota, Warga Kabonena Minta Bangun Lapangan Sepak Bola

Kepemimpinan wali kota juga diharapkan berdasar pada nilai BerAKHLAK dan empoleyer branding Bangga Melayani Bangsa. Presiden menegaskan bahwa setiap ASN harus memegang teguh satu nilai dasar dan semboyan yang sama.
“Nilai-nilai ini menjadi pedoman perilaku bagi seluruh ASN, dan menjadi dasar bangunan dari budaya kerja ASN,”pungkasnya (***).

Pos terkait