Habis Dibakar, Dihadapan Forkopimda PLN Tambu Akui Pelayanan Listrik ULP Belum Maksimal

Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan PLN Palu, Agus Tasya, saat memaparkan rencana perbaikan PLTD Sabang. (FOTO : IST)

DONGGALA, CS – Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan PLN Palu, Agus Tasya mengakui, bahwa pelayan listrik di Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tambu masih belum maksimal.

Hal itu diungkapkannya dalam Rapat Koordinasi Terpadu Tim Kewaspadaan, dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Wilayah Kabupaten Donggala, serta menindaklanjuti peristiwa pembakaran PLN Desa Sabang, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, di Aula Kasiromu, Selasa 31 Mei 2022.

“Saat ini kita akan bekerja secara maksimal, agar pelayanan listrik di ULP Tambu bisa maksimal dan stara dengan listrik di Kota Palu,” jelasnya.

Baca Juga :  Kades Minti Makmur Donggala Juga Akui dipaksa Anggarkan Belanja TTG

Lebih lanjut, kata dia, di Tambu juga sudah di bangun gardu induk, progresnya sudah mencapai 70 persen, “InsyaAllah dapat segera diselesaikan, dengan begitu tinggal menunggu transmisi agar gardu bisa segera di fungsikan,”jelasnya.

“Untuk saat ini PLN akan merelokasi mesin dari tempat lain ke PLTD Sabang, untuk memenuhi kebutuhan listrik di Sabang, Dampelas dan Sojol,”tuturnya.

Lebih lanjut, kata dia, sebenarnya kebutuhan puncak listrik PLN Tambu yaitu sebesar 2,8 Mega Watt (MW). Olehnya pada tahap pertama kita akan merealisasikan perbaikan mempersiapkan listrik sebesar 4 MW, kemudian tahap kedua yaitu sebesar 5 MW.

Baca Juga :  Pasar Murah HUT Morowali Sukseskan Visi Tahajud

“Jadi memang nantinya akan ada surplus, tapi tidak apa, nantinya agar bisa semakin banyak daerah yang bisa dialirkan listrik,”terangnya.

Pihaknya berharap, perencanaan perbaikan PLTD Sabang tahap pertama yang rencananya selesai pada tanggal 14 Juni 2022 dapat berjalan lancar, sehingga perbaikan dapat dilanjutkan sampai pada tahap ke dua. (ADK)

Pos terkait