GMKI Gelar Konwil IX di Palu Sulteng

PALU,CS – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menggelar Konsultasi Wilayah (Konwil) IX dirangkaikan dengan agenda dialog publik, Senin 6 Juni 2022 di Gereja GKST Anugerah Masomba Palu

Wali Kota melalui Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palu Presli Tampubolon hadir memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan tersebut.

Ia mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan Konwil sekaligus menyambut hangat peserta dari berbagai daerah

Wali kota menurut Presli berharap GMKI menjadi organisasi penyejuk perdamaian dengan senantiasa berpikir cerdas dibarengi kerja keras dalam mengupayakan alam ciptaan Tuhan menjadi berkat bagi semua umat manusia demi kemajuan bersama serta kemajuan daerah pada umumnya Sulteng dan Kota Palu.

Presli menjelaskan Indonesia merupakan negara majemuk (multicultural) yang terdiri dari berbagai macam suku, budaya, bahasa dan agama. Perbedaan perbedaan ini seringkali menimbulkan konflik-konflik terutama antar pemeluk agama.

Baca Juga :  Forum Satu Data Jadi Wadah Komunikasi dan Koordinasi Instansi Pusat dan Daerah

Karena itu masyarakat dituntut untuk bersikap toleran agar terciptanya kehidupan yang harmonis antar umat beragama

Pemuda katanya memiliki peran yang sangat besar dalam mewujudkan perdamaian antar agama termasuk para mahasiswa. Pemuda dengan segala potensi yang melekat pada dirinya adalah asset bangsa.

Pemuda juga adalah pelopor dan penggerak perubahan atau ada juga yang menyebutkannya sebagai kreator dan motivator perubahan, sejarah telah membuktikan hal itu.

Selain itu pemuda dapat mengubah pandangan orang terhadap suatu bangsa dan menjadi tumpuan para generasi terdahulu untuk mengembangkan suatu bangsa dengan ide-ide ataupun gagasan yang berilmu, wawasan yang luas.

Baca Juga :  Sungai Palu Meluap, Buaya Merayap ke Pemukiman

Untuk itu pemuda diharapkan mampu bertanggung jawab dalam membina kesatuan dan persatuan NKRI serta mengamalkan nilai-nilai pancasila agar tercipta kedamaian, kesejahteraan umum, serta kerukunan antar bangsa.

“Yang paling penting nasib baik buruknya ke depan itu akan sangat bergantung pada generasi penerusnya yaitu generasi muda. Pemuda memiliki pengaruh yang cukup kuat untuk menciptakan perdamaian baik di indonesia sendiri maupun di dunia,”kata Presli.

Kasub Non Pelayanan Dasar 3 Biro Kesra Provinsi Sulteng, Hj Rostanty menyebut kegiatan ini merupakan momentum baik dalam rangka menguatkan eksistensi GMKI wilayah IX bagi pembangunan Sulteng.

Rostanti yang mewakili Gubernur Sulteng mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan forum Konwil dengan harapan peserta menjadikannya sarana untuk meningkatkan rasa bangga dan cinta.

Baca Juga :  Serapan Anggaran Pemkot Palu ditarget 75 Persen TW III tahun 2021

Pembukaan konsultasi wilayah IX GMKI tahun 2022 terhadap organisasi ini diharapkan menjadi laboratorium melatih skill kepemimpinan, kerjasama dan kepeloporan.

“Saya berpesan agar kita selalu bersyukur dan tidak menjadikan perbedaan-perbedaan dalam hidup ini sebagai hambatan, akan tetapi mari kita mencari kesamaan-kesamaan agar kita dapat bersatu, dan bekerjasama untuk kebaikan dan kemajuan dengan dilandasi semangat pancasila, dan bhineka tunggal ika,”sebutnya.

Sejumlah narasumber yang hadir dalam kegiatan pembukaan Konwil diantaranya Staf Khusus Kementerian Pertanian RI Erick Tamalagi, Tenaga Ahli Gubernur Sulteng Ridha Saleh dan narasumber lainnya serta para pengurus GMKI baik dari pusat dan daerah.(***).

Pos terkait