Wali Kota Palu Teken Berita Acara Hasil Uji Petik PMK3I

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menandatangani berita acara hasil uji petik PMK3I, di Ruang Rapat Bantaya Kantor Setda Kota Palu, Jumat 10 Juni 2022. (FOTO : Humas Pemkot)

PALU, CS – Wali Kota Palu H.Hadianto Rasyid menandatangani berita acara hasil uji petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I).

Kegiatan yang digagas oleh Dinas Pariwisata Kota Palu dilaksanakan di Ruang Rapat Bantaya Kantor Setda Kota Palu, Jumat 10 Juni 2022.  Dihadiri Direktur Infrastruktur Ekraf Kementerian Pariwisata RI, Hariyanto, Kadis Pariwisata Kota Palu, Farid Rifai.

Bacaan Lainnya

Dikesempatan itu Wali Kota Palu menyampaikan, sektor pariwisata di Kota Palu merupakan salah satu sumber pendapatan yang potensial, dan berperan sebagai stimulan pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Sikap ASN Terikat Etika dan Integritas

Kata dia, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu mengambarkan bahwa, kontribusi sektor pariwisata yang terdiri dari jasa restoran dan hotel bagi pembangunan Kota Palu dalam kurun 3 tahun terakhir pasca bencana adalah 0,87-0,95 persen untuk penyediaan akomodasi dan makan minum.

Hal tersebut menunjukan bahwa, untuk memajukan pertumbuhan industri pariwisata di Kota Palu pasca bencana, memerlukan strategi yang harus terus dibangun, sehingga kualitas produk kepariwisataan yang ada di Kota Palu, dapat dan mampu menjadi daya tarik untuk mendukung pencapaian target penerimaan daerah di sektor pariwisata.

Baca Juga :  Malam Tahun Baru Kota Palu Hening

“Kota Palu sebagai ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah, sebagai kota teluk yang terletak digaris katulistiwa, tentulah memiliki kelebihan tersendiri yang perlu penanganan dan perhatian yang lebih optimal dari seluruh elemen pemerintah dan swasta yang ada di Kota Palu,” katanya.

Menurut Hadianto, potensi pariwisata yang ada sangat beragam, terdiri dari wisata sejarah, wisata religi dan wisata kuliner. Untuk wisata mendapatkan pemetaan dan indikasi subsektor ekonomi kreatif unggulan yang potensial ada di Kota Palu, sehingga harapannya bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kota Palu, dan memperbesar kontribusi sektor pariwisata dalam pendapatan domistik bruto Kota Palu.

Semoga dari hasil pertemuan ini kita bisa memperolah gambaran terhadap program dan kegiatan yang dapat benar-benar rasional  berdasarkan skema prioritas, pelaksanaan serta ketercukupan sumberdaya pembiayaan setiap tahunnya, untuk mengembangkan sektor pariwisata unggulan.

Baca Juga :  BNN Sulteng Razia Pusat Peredaran Narkoba di Palu, 18 Terduga Pelaku Ditangkap

Sehingga Walikota berharap, target dan sasaran kinerja serta pembiayaan urusan dinas pariwisata Kota Palu dapat benar-benar jitu dan strategis untuk menangani berbagai permasalahan pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Kota Palu.

“Data statistik menunjukan trend terus menurunnya persentase tingkat hunian hotel dan lama menginap wisatawan di Kota Palu, khususnya pasca bencana. Hal ini dapat menjadi parameter terukur dan menjadi bahan introspeksi dalam penyusunan strategi perencanaan pariwista di Kota Palu,” tandasnya. **

Pos terkait