73 Dosen Penuhi Syarat Calon Rektor Untad, Ini Pesan Mahfudz

PALU,CS – Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Tadulako (Untad) Palu periode 2022 -2026 menjaring sebanyak 73 dosen yang memenuhi syarat untuk menjadi calon Rektor.

Pendaftaran calon Rektor sendiri mulai dibuka Kamis 25 Agustus 2022 hingga 8 September 2022.

“Sejauh ini sudah ada 73 dosen yang memenuhi syarat. Nanti mereka akan dikirim surat pernyataan bersedia atau tidak untuk ikut pemilihan,”ungkap Rektor Untad, Prof Dr Ir Mahfudz MP, Kamis 25 Agustus 2022 di ruang kerjanya.

Dalam proses Pilrek ini jelas Mahfudz, syarat minimal jumlah calon harus sebanyak empat kandidat.

Baca Juga :  Akbid Palu Resmi Jadi Politeknik Cendrawasih

“Syarat minimal 4 calon yang mendaftar. Saat ini proses penjaringan sudah ada 73 dosen. Tinggal menunggu kesediaan untuk peryataan siap maju. Jika hanya tiga yang bersedia maka dirapatkan lagi,”jelasnya.

Namun jika batas waktu yang ditentukan jumlah peserta yang menyatakan bersedia hanya tiga orang, maka proses selanjutnya dilakukan dengan penunjukan.

“Kalau hanya tiga yang bersedia,  maka dilakukan penunjukan langsung untuk mencukupi 4 calon,”jelasnya lagi.

Mahfudz juga menjelaskan bahwa dirinya tidak lagi memenuhi syarat untuk ikut dalam Pilrek tersebut karena faktor usia.

“Ada peraturan menteri berkaitan dengan calon Rektor maksimal 60 tahun pada saat jabatan Rektornya berakhir. Jabatan saya berakhir pada 6 Maret 2023. Sementara umur saya 60 tahun pada Juni 2022. Sebenarnya sudah lewat,”ungkapnya.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Ini Keistimewaan untuk Guru Honorer di Seleksi PPPK 2021

Dalam kaitan suksesi Pilrek ini, Mahfudz memastikan memposisikan dirinya secara netral.

“Saya harus berposisi Rektor netral.  Maka siapapun Rektor nantinya tentu semua adalah teman dan sahabat.
Saya antar suksesi Rektor tanpa berpihak kepada siapapun,”tegasnya.

Ia berharap para calon Rektor bisa menjaga marwah kebersamaan sebagai keluarga besar Untad. Kalah menang sebutnya adalah hal biasa.

“Sandarkan semua pada kehendak Tuhan. Karena takdirlah yang akan menentukan semuanya. Silahkan berupa menyusun strategi,  bangun komunikasi dengan anggota Senat untuk meraih dukungan. Saya kira cuma itu pesan saya. Yang maju semua sahabat dan semua punya potensi dan punya gambaran bagaimana me-menajemen Untad dimasa mendatang,”ucapnya. (TIM)

Pos terkait