Tertarik Dengan Suara Azan, Tahanan Narkoba ini Peluk Islam

Proses pengucapan dua kalimat syahadat Fernando Roko, di Rutan Polres Morowali, Jum’at 9 September 2022. (FOTO : Istimewa)

MOROWALI, CS – Fernando Roko (26), tahanan kasus Narkoba di Polres Morowali, Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) memutuskan hijrah masuk Islam, Kamis 8 September 2022.

Fernando Roko mengatakan, keputusannya itu murni keinginan sendiri tanpa adanya paksaan dari pihak manapun. Ia mengaku tertarik peluk Islam karena sering mendengar azan dan melihat teman-temannya sholat berjamaah, di Rutan Polres Morowali.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Situasi PT GNI Morut Sudah Kondusif

Setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, atas bimbingan Ustad Irfan Hadadi. Fernando Roko mendapatkan nama baru, Muhammad Ibrahim.

“Saya memilih berhijrah setelah  mendengar tahanan lain Adzan, dan saya selalu memperhatikan teman-teman saya sholat dan selesai sholat selalu berjabat tangan. Berulangkali melihat seperti itu, Dalam hati timbul niat untuk masuk Islam.” Ucap Muhammad Ibrahim.

Proses pengucapan Syahadat Muhammad Ibrahim tersebut disaksikan langsung oleh Kapolres Morowali, AKBP Suprianto, dan para pejabat utama Polres Morowali, serta para tahanan lainnya.

Kapolres Morowali mengucapkan selamat kepada Muhammad Ibrahim, karena Ikhlas dan tanpa paksaan mau mengucapkan dua kalimat Syahadat.

Baca Juga :  Polres Morowali Rutin Seminggu Sekali Gelar Binrohtal

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres memberikan arahan kepada para tahanan agar tidak lagi melakukan tindak kejahatan.

“Rajin sholat dan berdoa jangan takabur, apalagi sepelekan hal-hal kecil apapun. Karena saya pernah mengalaminya,” imbuh Kapolres. (MRM)

Pos terkait