Dibuka Presiden, Pemprov Sumut Hanya Kucurkan Rp1 Miliar Untuk Munas KAHMI ke X di Medan

SULTENG,CS – Musyawarah Nasional (Munas) ke-XI KAHMI yang rencananya digelar November 2022 di Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) menuai banyak sorotan. Pasalnya, Pemerintah Provinsi dengan persetujuan DPRD Sulteng mengalokasikan anggaran hibah bantuan sosial sebesar Rp 14 Miliar untuk menyokong kegiatan itu.

Kucuran anggaran itu ditetapkan dalam APBD Perubahan Provinsi Sulteng tahun 2022 yang disahkan, Senin 12 September 2022.

Sorotan itu bukan tanpa sebab, karena di sisi lain, perubahan APBD Sulteng ini sama sekali tidak mengalokasikan anggaran bagi tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemprov Sulteng. Belum lagi, ketiadaan alokasi anggaran bantuan sosial bagi korban banjir bandang di beberapa kabupaten.

Alokasi anggaran bagi pelaksanaan Munas KAHMI ke XI ini dinilai melukai penyintas bencana alam di Palu, Sigi dan Donggala yang hingga kini belum sepenuhnya mendapatkan haknya sebagai korban.

Baca Juga :  Khawatir Varian baru Omicron, Gubernur Sulteng Imbau ini untuk Satgas Covid

Anggaran hibah Rp 14 Miliar inipun amat terlalu besar untuk sekedar kegiatan seremonial. Setidaknya bila dibandingkan dengan pelaksanaan Munas KAHMI ke X di Kota Medan Sumatera Utara (Sumut) November tahun 2017 silam.

Dikutip dari berita harian SIB.Com berjudul ‘Pemprovsu Alokasikan Rp1 Miliar Untuk Munas X KAHMI di Medan yang terbit 9 Oktober 2017.

Gubernur Sumut Erry Nuradi menyebut sebagai bentuk apresiasi terhadap penyelenggaraan Munas KAHMI pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 miliar, untuk pelaksanaan yang rencananya akan dibuka Presiden RI Joko Widodo itu.

Dalam berita ini, Gubernur Sumut lebih lanjut mengatakan, saat ini Pemprovsu terus berupaya mengangkat citra Sumatera Utara dengan menjadi tuan rumah penyelenggaraan even-even nasional, salah satunya MTQN 2018 mendatang.

Saat ini Pemprovsu lanjutnya sedang berjuang agar pelaksanaan PON pasca di Papua Tahun 2020 dapat digelar di Sumut meskipun bersama-sama dengan Provinsi Aceh.

Baca Juga :  TA Gubernur Sulteng : Jujur Bersinergi Adalah Kunci Peningkatan Fiskal

Erry juga merasa bangga atas kemajuan-kemajuan di Sumut ini dalam dua tahun terakhir ini terutama dengan pembangunan ruas tol yang dilakukan pemerintah pusat, Bandara Kualanamu yang bintang empat, termasuk suplai listrik yang telah terpenuhi secara kebutuhan.

Sementara itu Akbar Tanjung mengapresiasi dukungan dana yang diberikan Pemprovsu yang dipimpin Erry Nuradi  untuk kesuksesan Munas KAHMI itu.

Akbar pun berharap, apa yang dilakukan Erry menjadi pemicu semangat bagi para alumni HMI lainnya, yang memiliki kelonggaran rezeki untuk turut serta berpartisipasi dan berkontribusi demi kesuksesan Munas KAHMI.

“Dengan dukungan Pemprovsu dan para alumni insyaallah pelaksanaan Munas nanti akan terselenggara secara baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Konferensi LMND Sulteng Lahirkan Agung Trianto

Sebelumnya Ketua MW KAHMI Sumut Murlan Tamba menyampaikan, estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Munas mendatang sekitar Rp2,5 miliar.

Pemprovsu telah menganggarkan dana bantuan di APBD sebesar Rp 1 miliar. Selain itu dari sumbangan para alumni diperkirakan mencapai Rp500 juta dan masih terdapat kekurangan sekitar Rp1 miliar lagi. Untuk memenuhi anggaran tersebut para alumni HMI yang hadir berlomba-lomba untuk memberikan kontribusi yang diawali Akbar Tanjung dengan menyumbangkan Rp 50 juta.

Sumbangan ini juga diikuti para tokoh lainnya termasuk Bupati Palas yang juga menyumbangkan Rp50 juta. Dari pertemuan malam itu setidaknya terkumpul sebanyak Rp500 juta lebih.

“Oleh karenanya momen malam ini kita berharap ada kontribusi dari para alumni dan senior kita untuk menutupi kekurangan tersebut untuk kesuksesan Munas kita,” ujarnya.(***).

Pos terkait