Kontingen Muktamar ke-48 Muhammadiya Sulteng dilepas Tanpa Kehadiran Pejabat Pemprov

Kepala Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulteng, Ibn Djaiz melepas kafilah Sulteng ke arena Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah, di gedung Dakwah Aisyiyah, Kamis 10 November 2022 (Foto:IST)

SULTENG,CS – Meski tak satupun pejabat Pemerintah Provinsi Sulteng yang hadir, Muhammadiyah Sulteng tetap melepas keberangkatan kafilah untuk meramaikan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah, Kamis 10 November 2022 di gedung Dakwah Aisyiya.

“Surat permohonan telah kami kirim dan diterima bagian persuratan sepekan yang lalu. Kami berhusnuudzon saja, karena hari ini bertepatan peringatan Hari Pahlawan, mungkin seluruh pejabat punya agenda dan berhalangan hadir di undangan Muhammadiyah dan tidak ada satupun yang datang mewakili Pak Gubernur,”kata Kepala Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulteng, Ibn Djaiz ditemui usai pelepasan kafilah Sulteng ke arena Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah, di gedung Dakwah Aisyiyah, Kamis 10 November 2022.

Baca Juga :  Pansus LKPJ Temukan Data LKPj Gubernur Sulteng 2023 dibuat Asal-Asalan

Dalam laporannya, Ibn Djaiz, menyebutkan bahwa jumlah penggembira yang akan berangkat ke arena muktamar Muhammadiyah di Solo Jawa Tengah, 18 November 2022 pekan depan berjumlah 140 orang. Sedangkan anggota Muktamar Aisyiyah berjumlah 49 orang dan anggota muktamar Muhammadiyah asal Sulteng berjumlah 44 orang.

“Dari 13 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Sulteng, ada 9 PDM yang akan berangkat muktamar, sedangkan 4 PDM berhalangan hadir,”sebut Ibn Djaiz.

Untuk keberangkatan kafilah Sulteng, akan dilakukan dalam beberapa gelombang. Gelombang pertama kata Ibn Djaiz, akan berangkat menggunakan moda transportasi Kapal pada Senin 14 November 2022. Kemudian rombongan yang akan berangkat berikutnya, menggunakan moda transportasi udara atau pesawat pada 15,16 dan 17 November 2022. Seluruh anggota muktamar, sudah harus berada di Solo pada 16 November, karena rangkaian acara tanwir pra muktamar, sudah akan dilaksanakan pada 17 November.

Baca Juga :  Korem 132 Tadulako Resmikan Gedung Puskodal Songgolangi

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Tengah, Hadie Sutjipto, BSc, S.Ag, M.PdI mengatakan bahwa muktamar kali ini terasa sangat spesial, karena merupakan muktamar pertama setelah Covid.

“Kepada Bapak, Ibu penggembira, hendaknya dapat menjaga stamina dan jaga kekompakan dan koordinasi dengan seluruh penggembira. Jangan lupa Prokes, slogan kita di Muktamar, datang sehat pulangnya pun hari sehat dan jangan lupa menggemberikan dan mencerahkan semesta,”tandasnya.(**)

 

Pos terkait