Fantastis, Pemda Banggai Siapkan Rp100,15 Miliar Untuk Benahi Pasar Simpong dan Pantai Kilo 5

Bupati Banggai, H. Amirudin Tamoreka. (FOTO : channelsulawesi.id)

BANGGAI, CS – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai berencana melakukan penataan kembali Pasar Simpong dan mengembangkan kawasan wisata Pantai Kilo 5 Luwuk tahun 2023.

Tidak tanggung-tanggung, Pemda menganggarkan Rp100 Miliar lebih untuk dua kawasan tersebut. Pasar Simpong Rp100 Miliar yang akan dibangun dalam tiga tahap. Sedangkan untuk Kilo 5 sebesar Rp15 Miliar.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Pencarian Korban Hilang, Tim SAR Temukan Benda Mirip Bagian Tubuh Manusia di Desa Torue

Rencana tersebut disampaikan secara terbuka Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, pada Forum Konsultasi Publik dalam rangka penyusunan Rencana Awal  Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Banggai Tahun 2023, di Salah satu hotel di Kota Luwuk, Rabu 11 Januari 2023.

Forum RKPD yang dihadiri unsur Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala bagian (Kabag), Camat, perwakilan tokoh masyarakat dan pihak swasta.

“Pemda Kabupaten Banggai saat ini sudah menyiapkan anggaran untuk merealisasikan rencana tersebut,” ucap Amirudin.

Kata Bupati, ada beberapa konsep yang akan dilaksanakan pada tahun 2023 sampai 2024 mendatang. Hanya saja, keinginan  menata dan membangun kembali Pasar Simpong menjadi pasar moderen serta mengembangkan kawasan Pantai Kilo 5 yang terletak di Kecamatan Luwuk Selatan, sepertinya menjadi salah satu rencana prioritas.

Baca Juga :  Dipercaya Jadi Tuan Rumah MTQ Tingkat Provinsi, Yaumil Minta Dukungan dan Partisipasi Masyarakat

“Sesuai perencanaan Insyaallah tahun 2023 pembangunan akan dimulai, termasuk pembangunan pasar simpong dan wisata pantai Kilo 5,” kata Bupati.

Bupati menyampaikan, pasar simpong nantinya akan dibangun tiga lantai, berbentuk pasar moderen agar tidak semrawut. Dimana lantai satu akan difungsikan sebagai pasar basah, lantai dua pasar kering dan lantai tiga untuk penjualan beragam pakaian dan tekstil, termasuk resto area.

Sementara, konsep untuk pembangunan destinasi wisata Pantai Kilo 5, nantinya terdiri dua lantai yang berbentuk replika burung Maleo di bagian atap bangunan sebagai bentuk kearifan lokal.

Baca Juga :  Peran ESSA PT PAU Kembangkan SDM Mahasiswa Diapresiasi Rektor UMLB

“Semua rencana pembangunannya masih dalam proses tender. Semoga tahun depan kita sudah bisa memiliki pasar moderen yang representatif untuk pedagang berjualan, dan memiliki destinasi baru di kawasan pantai kilo 5,” tandas Bupati dihadapan peserta Forum RKPD tersebut. (AMLIN)

Pos terkait