Ini Konsekuensi Camat/Lurah di Palu Jika Tidak Bekerja Bagus

PALU,CS – Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menegaskan pihaknya akan kembali melakukan rotasi terhadap jajaran Camat dan Lurah jika tidak melaksanakan tugas dengan baik.

Demikian penega wali kota saat
memberikan arahan kepada para lurah dan camat yang baru dilantik Rabu 7 Juni 2023 di ruang rapat Bantaya Kantor Wali Kota Palu.

Hadianto menyebut pertemuan ini sebagai upaya mengevaluasi sedikit kerja-kerja yang masih perlu penguatan di kelurahan masing-masing.

“Tolong kerja bagus, kalau tidak, Bulan Desember saya ganti. Kalau para lurah kerja bagus, maka TPP tahun depan akan dinaikkan. Demikian juga para camat,”tegasnya.

Baca Juga :  Mentan Instruksikan Jajarannya Support KPN di Donggala Sulteng

Penekanan terhadap para lurah dan camat, di antaranya meningkatkan koordinasi antar RT dan RW, optimalisasi ketentraman dan ketertiban, pengelolaan sampah, penertiban reklame.

Di samping itu juga, melakukan upaya penghijauan di wilayah masing-masing, penertiban hewan ternak, hingga upaya peningkatan pelayanan publik serta sosialisasi program kerja Pemerintah Kota Palu yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan lainnya.

“Terkait inovasi pelayanan publik, saya minta semuanya mengikut Kelurahan Kabonena dan terkait retribusi mengikut di Lolu Selatan,” ujar Wali Kota.

Ia menekankan pula para lurah untuk memperhatikan laporan persatu atau dua pekan, mohon dimasukkan sebagai laporan kerja.

Baca Juga :  Terima Penjelasan Perubahan APBD Kota Palu Tahun 2021, Ini Alasan dan Saran Fraksi PKB

Para lurah diminta untuk meningkatkan pendapatan dari retribusi baik retribusi sampah, PBB, dan lain-lain sebagai target yang harus dicapai.

Di samping itu, para camat juga diminta untuk membangun koordinasi antar camat serta melakukan evaluasi dengan para lurah.

“Tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Inilah yang disebut sebagai bagian yang tidak terpisahkan. Sekarang waktunya kita bekerjasama untuk kota ini,”pungkasnya (**).

Pos terkait