DKPP Sebut Media di Sulteng Kooperatif Mengawal Pemilu

PALU,CS – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI melaksanakan Ngetren Media di Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) di hotel Swissbell, Rabu 6 September 2023.

Anggota DKPP RI Ratna Dewi Petalolo hadir langsung memberikan penguatan terkait sinergitas penyelenggara Pemilu utamanya DKPP dan media dalam Ngetren media kali ini.

Ratna Dewi Petalolo mengatakan, Ngetren Media telah berjalan lima tahun belakangan dan menjadi program tetap DKPP yang telah dilakukan di sejumlah daerah.

Dia mengungkapkan, pertimbangan Ngetren Media digelar di Palu karena media di Sulteng dianggap cukup koperatif mengawal Pemilu di Sulteng.

Menurutnya etika menjadi kewajiban bagi semua elemen. Baik peserta Pemilu, pemilih, dan lembaga terkait dengan penentuan kualitas Pemilu. Elemen itu salahsatunya termasuk unsur media.

Dewi, sapaan akrabnya menyebut, tugas advokasi yang dijalankan media juga harus tunduk pada etika. Bagaimana kemudian media juga bisa memahami etika penyelengara Pemilu, sehingga bisa terus memantau perkembangan Pemilu secara langsung.

Baca Juga :  Unsur Pimpinan DPRD Absen, RDP Pedagang Jalan Cempedak Ditunda

Dia mengatakan dalam waktu dekat ini akan ada tahapan terkait pendaftaran Capres dan Cawapres yang berlangsung 19 Oktober 2023.

“Nah publik dan media akan mengarah ke Jalan Imam Bonjol untuk mendapat informasi terkait proses pendaftaran. Lalu pada November ditetapkan DCT dan Capres yang disusul Kampanye. Inilah kontestasi yang sesungguhnya,”ucap Dewi.

Dalam kaitan itu, para peserta kontestasi Pemilu akan berusaha mendapatkan dukungan masyarakat hingga nantinya terpilih.

“Dalam aktivitas inilah kita harus libatkan banyak pihak termasuk media. Karena dari Pemilu ke Pemilu di Sulteng, media cukup mempengaruhi persepsi publik. Media punya peran penting dalam mempengaruhi cara pikir masyarakat dalam menentukan pilihan apakah layak dipilih atau tidak,”paparnya.

Oleh sebab itu, media dalam menyajikan informasi sangat penting mengedepankan akurasi, tanggung jawab karena dapat penggiring masyarakat menjadi pemilih cerdas yang tidak pragmatis

Baca Juga :  Tanggapan Dishub Palu Terkait Ketiadaan Layanan Uji Kir

“Kita berharap proses Pemilu nantinya bisa dipertanggungjawabkan. Karena akan pengaruhi kualitas pemimpin dimasa mendatang,”harapnya.

Ia menambahkan Pemilu adalah jaminan menentukan kualitas penyelengaaraan pemerintahan yang akan datang. Jika Pemilu berjalan baik, jujur dan sesuai pilihan rakyat, maka kualitas penyelengaaraan pemerintah akan dapat berkualitas dan dipertanggungjawabkan sesuai keinginan masyarakat.

Selanjutnya pengawasan yang perlu dilakukan pada tahapan penyusunan Daftar Calon Semen Hasil Perbaikan (DPSHP) dan kepastian warga negara dalam menggunakan hak pilihnya dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). DPT adalah dokumen penting untuk lindungi hak konstitusional warga negara.

Dewi juga mengungkapkan fakta yang menunjukkan tidak semua informasi bisa diakses Bawaslu yang butuh pengawalan dari lembaga lain. Termasuk pada tahapan tahapan pencalonan.

DKPP baru-baru ini terangnya juga melaksanakan sidang pemeriksaan yang diadukan Bawaslu RI terhadap KPU dengan pokok aduan keberatan karena KPU membatasi aktivitas pengawasan Bawaslu karena tidak diberi akses ke Silon.

Baca Juga :  Kisruh Perpanjangan Izin HGB di Palu Kembali Panas, Ini Kata DPRD dan Kejari

“Ini juga perlu kita respon di daerah. Artinya jangan berimbas ke daerah dan penyelenggara adhoc lain,”tandasnya.

Dari seluruh peristiwa tersebut, DKPP menurutnya perlu peran serta media untuk menjadi ujung tombak terhadap apa saja yang dilakukan DKPP dalam menyelesaikan permasalah etika penyelenggaraan Pemilu.

“Inilah yang penting kami obrolkan dengan teman-teman media. Agar bisa dapat saran dan kritik. Sehingga kualitas penyelengaaraan Pemilu menjadi lebih baik dimasa depan,”harapnya lagi.

Dewi juga menyebut, DKPP RI perlu meletakkan pemberian informa kinerja DKPP kepada lembaga eksternal.

“Media adalah orang idealis yang sevisi dengan DKPP dalam menjaga idealisme penyelenggara Pemilu,”pungkasnya.

Ngetren Media DKPP RI di Sulteng menghadirkan narasumber antara lain, Dosen Fakultas Hukum Untad Palu, Supriyadi dan Wakil Ketua PWI Sulteng, Feri. (TIM).

 

Pos terkait