Nando Bomag Tolitoli Keok di Tangan Junischo, Ini Kata Bupati dan Kapolres

TOLITOLI,CS – Atlet MMA asal Tolitoli Sulteng, Fernando, menjadi topik perbincangan hingga trending di tengah masyarakat Tolitoli.

Atlet yang akrab disapa Nando Bomang itu menjalani laga di acara One Pride MMA TV ONE pada 1 Juni 2024.

Meskipun mengalami kekalahan saat tanding di  Oktagon Gelora Bung Karno, Jakarta, tapi sempat membuat lawannya, Junischo Malau, asal Medan 22 tahun cedera patah rahang pada detik ke 58.

Saat laga itu, Nando sempat unggul. Namun tidak disangka, Junischo tidak menyia-nyiakan peluang, menangkap kaki Fernando, mengajak bermain bawah hingga melakukan Guillotine choke. Kuncian leher itu menghentikan perlawanan Fernando. Wasit putuskan pertandingan dan akhirnya atlet MMA asal Medan itu dinyatakan menang

Baca Juga :  Klinik Kesehatan Polres Tolitoli Raih Sertifikat Akreditasi Paripurna Dari Kemenkes RI

Bupati Tolitoli Amran Yahya dan Kapolres Tolitoli, AKBP. Bambang Herkamto mensupport penuh keberangkatan Fernando ke Jakarta saat itu.

Debut Fernando Vs Junischo, digelar 11 Mei 2024, oleh TV ONE ditayangkan 1 Juni 2024 untuk memperingati hari kesaktian Pancasila

“Saya kira kita perlu berikan semangat buat Nando kekalahan bukan akhir dari segalanya, tetapi semakin memacu diri nya untuk berlatih. Nama Polres Tolitoli saat dibawa Nando naik Ring semoga di jadwal tanding yang akan datang bisa bawa nama harum kota cengkeh, khususnya Polres Tolitoli,” Kata Kapolres.

Baca Juga :  Penyidik Polres Tolitoli Ikut Seminar Bengkel Bahasa dan Hukum

Terpisah Bupati Tolitoli, Amran Hi Yahya mengatakan melihat kondisi lawannya Nando jam terbang di atas dengan 6 kali tanding

“Saya kira kita bangga meskipun kalah tetapi sempat buat cedera rahang lawannya. Awal bertanding saat akan turun Ring pada mei lalu saya sudah ingatkan hati-hati dan waspada sepertinya lawan Nando kuat, tapi setiap pertandingan harus ada yang menang dan pasti ada yang kalah, “Pesan Amran Hi Yahya. (Armen Djaru)

Pos terkait