Kolaborasi Polres Banggai dan PMII Sulteng Perkuat Pendidikan Kaderisasi

BANGGAI, CS – Dalam rangka meningkatkan pendidikan kaderisasi, Kasat Intelkam Polres Banggai AKP Usman, SH, berperan aktif sebagai pemateri pada Pelatihan Kader Lanjut Ke-V yang diselenggarakan oleh Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Sulawesi Tengah. Acara tersebut berlangsung pada Jumat, 5 Juli 2024.

Mengusung tema “Transformasi Gerakan Kader Mujtahid Dalam Bingkai Persatuan”, kegiatan ini menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk mendapatkan wawasan langsung dari aparat kepolisian. Dalam penyampaiannya, Usman berbagi pengalaman karirnya dan menekankan pentingnya peran intelijen di Polres Banggai.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Aroma Jatah Fee Pada Proyek APBD di Banggai Mulai Terendus, Belum Kerja Kontraktor Harus Setor

Ia juga menjelaskan berbagai layanan publik, termasuk penerbitan SKCK, yang menjadi bagian dari tanggung jawab intelijen.

Usman memanfaatkan kesempatan ini untuk mengingatkan para mahasiswa tentang hak dan kewajiban mereka dalam menyampaikan pendapat di muka umum, sebagaimana dilindungi oleh Undang-Undang RI Nomor 9 Tahun 1998. Ia menegaskan bahwa kebebasan berpendapat harus dilakukan sesuai prosedur, termasuk menyampaikan surat pemberitahuan aksi yang disertai identitas koordinator lapangan.

Selain itu, Usman menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat saat menyampaikan pendapat di muka umum.

“Silahkan menyampaikan pendapat, tetapi jangan sampai mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga,” ujarnya.

Baca Juga :  Cabuli Ponakan, Om Nakal Dipolisikan

Dalam perannya sebagai intelijen, Usman juga sering menerima informasi penting terkait masalah ekonomi, sosial, dan budaya di wilayah hukum Polres Banggai.

Ia mengajak para kader PMII untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu politik, terutama menjelang Pilkada serentak di Kabupaten Banggai pada November 2024, karena isu-isu tersebut dapat memicu perpecahan di masyarakat.

Dengan berbagi pengalamannya menangani berbagai kasus di beberapa tempat, Usman menekankan pentingnya pelayanan humanis dan komunikasi efektif dengan pihak-pihak yang bersengketa.

Pelatihan Kader Lanjut ini diikuti oleh perwakilan pengurus cabang PMII dari berbagai daerah, termasuk Banggai, Toli-Toli, Buol, Palu, dan Minahasa. Acara ini berlangsung selama tiga hari, dari 4 hingga 7 Juli 2024, di Pondok Pesantren Al-Hidayah Bumi Nata, Kecamatan Luwuk Selatan.

Baca Juga :  Implementasikan Pola RJ, Sat Reskrim Polres Banggai Damaikan Kasus Dugaan Perzinahan

Dengan adanya kolaborasi antara Polres Banggai dan PMII Sulteng, diharapkan pendidikan kaderisasi mahasiswa dapat semakin kuat dan mampu membangun generasi muda yang lebih tangguh dan berintegritas. (Amlin)

Pos terkait