PALU, CS – Universitas Tadulako (Untad) melalui Unit Pengembangan Akademik (UPA) tentang Sumber Daya Hayati Sulawesi (SDHS) sukses menyelenggarakan Pameran “Biodiversity of Wallacea” di Aula Untad, Kamis 17 Oktober 2024.

Pameran yang berlangsung selama empat hari ini bertujuan untuk mengenalkan kekayaan flora dan fauna unik khas Sulawesi, dengan fokus pada keanekaragaman hayati di kawasan Wallacea, yang meliputi Sulawesi dan sekitarnya.

Kepala UPA SDHS Untad, Dr. Ir. Fadly Y. Tantu, M.Si, dalam sambutannya mengungkapkan harapan agar Herbarium dan Zoologikum Celebense Universitas Tadulako dapat semakin dikenal dan berkontribusi pada pelestarian serta penelitian keanekaragaman hayati di Sulawesi.

“Kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa kami memiliki herbarium yang telah mendapatkan reputasi internasional dan museum zoologikum yang saat ini sedang dikembangkan. Kami percaya ini adalah momen penting untuk mempromosikan warisan ilmu pengetahuan dan ekosistem unik Sulawesi,” ujar Dr. Fadly.

Pameran ini diresmikan oleh Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., ASEAN Eng, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Dalam sambutannya, Prof. Amar menyebutkan bahwa herbarium ini merupakan satu-satunya yang ada di kawasan Timur Indonesia dan menjadi kebanggaan Untad.

“Kami memberikan apresiasi luar biasa atas pencapaian ini. Herbarium Untad yang kini menjadi tempat pengembangan riset dan studi di bidang keanekaragaman hayati merupakan buah dari kerja keras kita semua,” ungkapnya.

Prof. Amar menambahkan bahwa dengan adanya Herbarium dan Zoologikum Celebense, penelitian terkait flora dan fauna Sulawesi dapat dilakukan lebih efektif tanpa perlu mengambil spesimen dari lokasi yang jauh.

“Peneliti tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh karena koleksi spesimen yang dibutuhkan sudah tersedia di kampus,” tambahnya.

Pameran ini menampilkan koleksi Herbarium Celebense dan Zoologicum Celebense Untad, yang terdiri dari berbagai spesimen flora dan fauna endemik Wallacea, khususnya yang ada di Sulawesi. Di antara koleksi yang dipamerkan, terdapat tanaman langka dan hewan endemik yang hanya dapat ditemukan di kawasan Wallacea.

Acara ini menjadi langkah awal yang baik dalam memperkenalkan kekayaan alam Sulawesi kepada masyarakat luas, sekaligus menunjukkan komitmen Untad dalam mendukung pelestarian alam.

Universitas Tadulako juga membuka peluang untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, baik lembaga penelitian, pemerhati lingkungan, maupun masyarakat, guna mendukung upaya pelestarian alam dan pengembangan penelitian di bidang biodiversitas.

Pameran ini mendapat respon positif dari masyarakat, terutama kalangan akademisi dan pemerhati lingkungan yang antusias melihat secara langsung keanekaragaman hayati Sulawesi yang kaya dan perlu dijaga kelestariannya. **