MOROWALI, CS – Jalan di Kelurahan Marsaoleh, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, kini dipenuhi material tanah dari truk pengangkut timbunan.
Kondisi ini semakin memprihatinkan ketika hujan turun, mengubah tanah menjadi lumpur licin yang membahayakan para pengendara.
Sejumlah warga dan pengguna jalan mengeluhkan situasi tersebut. Selain membahayakan, tanah yang berubah menjadi lumpur juga mengganggu kenyamanan dan kestabilan kendaraan.
“Kalau panas, jalan ini jadi berdebu. Kalau hujan, menjadi licin. Rasanya seperti tidak ada aturan buat truk pengangkut tanah ini,” ujar Yanto, warga setempat, Minggu (19/02/2025).
Warga menyebutkan bahwa aturan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Morowali mengharuskan truk pengangkut timbunan menutup muatan dengan terpal. Namun, aturan ini tampaknya diabaikan oleh sejumlah pihak, menyebabkan material tanah jatuh ke jalan dan menimbulkan masalah.
“Seandainya dari awal yang punya proyek melakukan penyiraman jalan, tidak akan sampai berlumpur tebal seperti sekarang ini,” tambah warga lainnya.
Pantauan di lokasi, menunjukkan kondisi jalan yang berlumpur dan licin, membuat pengendara harus ekstra hati-hati. Warga berharap ada tindakan tegas dari pihak terkait untuk menangani masalah ini.
Sementara itu, upaya konfirmasi dari media ini ke pihak PUPR Kabupaten Morowali belum membuahkan hasil.
Warga berharap pihak kontraktor lebih bertanggung jawab dengan melakukan penyiraman jalan secara rutin dan memastikan tanah tidak tercecer, demi keamanan dan kenyamanan masyarakat sekitar.
Reporter : Murad


