MOROWALI, CS – Aliansi Mahasiswa Morowali (AMM) kembali menggelar aksi demonstrasi di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Morowali, Senin (22/9/2025).

Aksi ini merupakan lanjutan dari unjuk rasa sebelumnya yang berlangsung, Jumat (19/9/2025) lalu..

Koordinator lapangan aksi, Amrin, menilai sikap Kepala Dikbud Morowali, Amir Aminudin, saat menemui massa beberapa waktu lalu tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik.

Ia menyebut Kadis terkesan menutup ruang aspirasi mahasiswa dan melakukan intimidasi.

“Bagi AMM, sikap Kadis waktu itu adalah bentuk intimidasi kepada kami yang juga bagian daripada masyarakat Morowali. Kadis telah mencederai nilai-nilai demokrasi sekaligus membungkam suara rakyat sipil,” ujar Amrin dalam orasinya.

AMM mendesak Bupati Morowali segera mencopot Amir Aminudin dari jabatannya dan menggantinya dengan pejabat yang dinilai lebih terbuka terhadap kritik.

“Copot dan segera ganti bapak Amir Aminudin dari jabatan Kadis Dikbud Morowali,” tegas Amrin.

Mengetahui adanya aksi tersebut, Sekretaris Daerah Morowali, Yusman Mahbub, mewakili Pemerintah Kabupaten menemui massa dan mengundang mereka berdialog di Kantor Bupati Morowali.

Dalam pertemuan itu, Yusman menyampaikan permohonan maaf atas sikap Kadis yang dinilai menyinggung mahasiswa.

“Kami dari Pemda Morowali memohon maaf jika ada sikap Pak Kadis yang membuat adik-adik massa aksi merasa terintimidasi,” ucap Yusman.

Terkait tuntutan pencopotan jabatan dan sidang kode etik terhadap Kadis Dikbud, Yusman menegaskan hal itu merupakan kewenangan Bupati.

“Permintaan pencopotan dan sidang kode etik ini sudah dicatat dan selanjutnya akan saya teruskan ke Bupati,” tandasnya.

Reporter: Murad