PALU, CS – Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sulawesi Tengah akan menggelar rangkaian kegiatan “BKOW FAIR” sebagai bagian dari Peringatan Hari Ibu 22 Desember 2025.

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang edukasi, pemberdayaan, dan promosi karya perempuan dengan mengusung tema “Perempuan Berani Berdaya, Keluarga Tangguh, Indonesia Maju”.

Ketua BKOW Sulteng, Dra. Hj. Derry B. Djanggola, M.Si, menyatakan BKOW FAIR tidak hanya menjadi ajang perayaan tahunan, tetapi momentum memperkuat kontribusi perempuan di berbagai sektor pembangunan.

“Perempuan Sulawesi Tengah memiliki peran strategis dalam pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga aktivitas sosial. Melalui BKOW FAIR, kami ingin memberikan ruang lebih luas bagi perempuan untuk meningkatkan kapasitas dan memperkuat solidaritas antarorganisasi perempuan,” ujar Derry, dalam siaran persnya, Jumat (12/12/2025).

Kegiatan ini menyasar pengurus organisasi perempuan, kader PKK, majelis taklim, pelaku UMKM perempuan, serta masyarakat umum. Sejumlah agenda telah disiapkan mulai dari Kick Off Zero Stunting Movement, jalan santai dan senam sehat, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, tutorial tata rias, lomba line dance, hingga Bazar UMKM Perempuan.

Selain itu, BKOW juga membagikan bibit cabai dan tomat sebagai dukungan ketahanan pangan keluarga.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan Prof Moh Yamin Palu, Sabtu (13/12/2025). Acara dimulai pukul 06.00 Wita sampai selesai. Berbagai hadiah disiapkan panitia untuk memeriahkan kegiatan ini.

Sekretaris BKOW Sulteng, Dr. Irmawati Sahi, M.Sc, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk komitmen BKOW dalam meningkatkan kapasitas perempuan di daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap rangkaian kegiatan memberi dampak nyata, baik melalui edukasi, layanan kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi. Dukungan berbagai pihak sangat penting untuk mewujudkan perempuan yang berdaya dan keluarga yang tangguh,” ungkapnya.

BKOW FAIR diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara organisasi perempuan, pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Penulis: Indar