POSO, CS – Seorang pencari getah damar dilaporkan hilang di kawasan Hutan Hae, Desa Dewua, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Hingga saat ini korban belum ditemukan dan operasi pencarian resmi dilakukan oleh tim SAR.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dari Kepala Desa Dewua, Arkam, pada pukul 16.36 Wita.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Parigi diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 16.55 Wita.
Korban diketahui bernama Marton Paroda (49), yang sebelumnya pergi ke hutan bersama tiga rekannya, Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 07.00 Wita untuk mencari getah damar. Setibanya di lokasi, rombongan berpencar memasuki kawasan hutan.
Sekitar pukul 17.00 Wita, tiga rekan korban yakni Darman Pebadja, Edon Pebadja, dan Iper Pebadja kembali ke titik kumpul di area parkir motor. Namun, korban tidak kunjung kembali. Setelah menunggu beberapa saat, ketiganya memutuskan kembali ke Desa Dewua.
Pada pukul 21.00 Wita, ketiga rekan korban bersama warga setempat kembali ke lokasi untuk melakukan pencarian.
Upaya tersebut juga melibatkan Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, pemerintah desa, dan masyarakat, namun hingga saat ini hasilnya masih nihil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menyampaikan bahwa tim SAR telah diberangkatkan untuk memperkuat pencarian di lapangan.
“Tim Rescue Pos SAR Parigi telah berangkat menuju lokasi kejadian menggunakan kendaraan rescue, dengan estimasi tiba sekitar pukul 21.25 Wita,” ujarnya.
Lokasi kejadian berada di koordinat 1°42’32.89″ LS dan 120°28’14.99″ BT, dengan jarak sekitar 200 kilometer arah barat daya dari Pos SAR Parigi dan waktu tempuh sekitar 4 jam 30 menit.
Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, antara lain Tim Rescue Pos SAR Parigi, Tim Rescue USS Ampana, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Peralatan yang digunakan meliputi kendaraan rescue, alat navigasi, peralatan jungle, alat komunikasi, perlengkapan medis, dan peralatan evakuasi.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap korban masih terus berlangsung. Perkembangan lebih lanjut akan dilaporkan secara berkala oleh pihak terkait. *

