PALU, CS – Ketua Panitia Keluarga dan Ketua Panitia Pengurus Besar (PB) Alkhairaat sepakat mengakhiri konflik kepanitiaan dalam pelaksanaan Haul Guru Tua ke-58 melalui pertemuan lanjutan yang digelar di Kota Palu, Selasa (24/3/2026) lalu.
Kesepakatan tersebut dicapai antara Habib Mohsen Al-Habsyi selaku Ketua Panitia Keluarga dan Habib Mohsen Al-Aydrus sebagai Ketua Panitia PB Alkhairaat. Kedua pihak sepakat bekerja sama menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan haul.
Komitmen itu dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani bersama sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan. Dalam kesepakatan tersebut, PB Alkhairaat bertanggung jawab atas seluruh kebutuhan perlengkapan haul beserta pembiayaannya, sementara rangkaian acara, mulai dari kegiatan roha hingga acara pagi hari, menjadi wewenang keluarga besar Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua.
Kesepakatan ini diharapkan memastikan seluruh rangkaian Haul Guru Tua ke-58 berjalan lancar, tertib, dan khidmat.
Sementara itu, panitia pelaksana juga menggelar rapat finalisasi tugas, Kamis (26/3/2026) untuk memastikan kesiapan menjelang pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 1 April 2026.
Rapat yang dipimpin Ketua Panitia, Habib Mohsen Alaydrus, menyimpulkan bahwa persiapan panitia telah mencapai sekitar 90 persen. Seluruh seksi disebut telah mematangkan dan mengoordinasikan tugas masing-masing.
“Alhamdulillah semua seksi telah menyampaikan tugasnya, mulai dari konsumsi, penerimaan tamu, perlengkapan, serta lainnya. Diharapkan dapat lebih dimatangkan lagi agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ujar Habib Mohsen.
Rapat tersebut turut melibatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) dan Pemerintah Kota Palu. Pertemuan yang berlangsung di lokasi panggung utama itu juga membahas aspek teknis, seperti kesiapan daya listrik, kualitas jaringan komunikasi, serta pengamanan selama kegiatan berlangsung.
Sekretaris panitia, Jamaludin Mariajang, menegaskan pentingnya pelayanan maksimal kepada seluruh tamu yang hadir.
“Pada prinsipnya panitia wajib memberikan layanan terbaik kepada seluruh tamu, sekaligus menunjukkan kewibawaan sebagai tuan rumah,” kata Jamaludin.
Ia menambahkan, tingginya partisipasi dari berbagai kalangan, baik lembaga maupun individu, menjadi indikator positif bagi kelancaran pelaksanaan haul tahun ini.
Rapat tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya KH Husen Habibu, Hamdan Rampadio, dan Asgar Bashir Khan, serta mendengarkan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung suksesnya Haul Guru Tua ke-58. *

