PALU, CS – Ketua Dewan Pembina Alkhairaat, Fadel Muhammad, mendorong agar Alkhairaat ditetapkan sebagai organisasi sosial tingkat nasional, setara dengan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.
“Selama ini saya merasakan, puluhan tahun di Alkhairaat tetap dianggap sebagai organisasi masyarakat lokal, bukan nasional,” kata Fadel, saat menghadiri Haul ke-58 pendiri Alkhairaat, Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri, di Kompleks Alkhairaat, Jalan Sis Aljufri, Kota Palu, Rabu (1/4/2026).
Ia menyebutkan, saat ini Alkhairaat telah berkembang dan tersebar di 28 provinsi di Indonesia. Dengan capaian tersebut, menurutnya, Alkhairaat telah memenuhi syarat untuk didaftarkan sebagai organisasi tingkat nasional.
Fadel juga mengungkapkan harapannya kepada Menteri Agama, Nasaruddin Umar, agar dapat mendorong peningkatan status tersebut.
“Kami memohon agar status Alkhairaat ini bisa menjadi organisasi sosial tingkat nasional, sama dengan Muhammadiyah dan NU,” ujarnya.
Menurut dia, peningkatan status menjadi organisasi nasional akan membuka peluang lebih besar bagi Alkhairaat dalam mengakses bantuan, baik dari pemerintah pusat maupun lembaga internasional.
Ia menambahkan, selama ini keterbatasan pendanaan menjadi salah satu kendala utama organisasi tersebut. Sementara itu, sebagian besar perputaran anggaran nasional berada di Jakarta.
“Kalau statusnya nasional, insyaallah kita bisa mendapatkan berbagai bantuan dan beasiswa, baik dalam negeri maupun luar negeri,” katanya.
Haul ke-58 Guru Tua tahun ini dihadiri sekitar 75 ribu jamaah yang memadati kawasan religi Jalan Sis Aljufri, Palu. *

