PALU, CS – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) memastikan kesiapan layanan bagi calon jemaah haji tahun 2026 dengan melakukan pengecekan langsung ke Asrama Haji (Ashaj) Transit Palu.
Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny A. Lamadjido, melakukan peninjauan di Ashaj yang berlokasi di Jalan WR Supratman tersebut, Selasa (5/5/2026).
Kunjungan ini difokuskan pada pengecekan kesiapan operasional menjelang dimulainya proses embarkasi jemaah.
Dalam peninjauan itu, Wakil Gubernur memastikan seluruh fasilitas utama seperti kamar jemaah, dapur, kantin, serta sarana transportasi telah siap digunakan.
Reny juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam memastikan pelayanan berjalan optimal.
“Seluruh persiapan harus benar-benar matang agar jemaah dapat terlayani dengan baik sejak dari asrama,” ujarnya.
Tahun ini, sebanyak 1.751 calon jemaah haji asal Sulteng dijadwalkan diberangkatkan. Para jemaah akan mulai memasuki asrama, 7 Mei 2026, sehari sebelum keberangkatan menuju embarkasi.
Kloter pertama direncanakan berangkat pada 8 Mei 2026 menuju Embarkasi Balikpapan. Secara keseluruhan, jemaah asal Sulteng akan diberangkatkan dalam lima kelompok terbang, yakni Kloter 9-BPN hingga Kloter 13-BPN. Pada kloter terakhir, turut bergabung sekitar 40 jemaah dari Kalimantan Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga melakukan koordinasi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Sulteng, Muchlis Aseng, untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan, termasuk sistem pelayanan dan mobilisasi jemaah.
Pemprov Sulteng menegaskan bahwa kesiapan asrama haji menjadi salah satu fokus utama dalam memastikan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, terutama dalam aspek kenyamanan dan keamanan jemaah.
Peninjauan ini turut didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Farid Rifai Yotolembah, serta Pelaksana Tugas Kepala Biro Kesra, Rustam Aripuddin.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pemprov Sulteng berharap seluruh rangkaian keberangkatan jemaah haji dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti. *


