KUALA LUMPUR,CS – Cambridge English menggelar Cambridge English Leadership Summit yang mempertemukan lebih dari 200 pemimpin sektor pendidikan dari kawasan Asia Pasifik pada 23 hingga 24 April 2026, di Hilton Hotel Kuala Lumpur, Malaysia.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan kementerian pendidikan, pimpinan sekolah, hingga mitra pendidikan guna membahas pengembangan pendidikan bahasa Inggris di era kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Dalam forum itu, berbagai agenda strategis dibahas, mulai dari implementasi AI dalam proses pengajaran, pembelajaran, dan asesmen, hingga penguatan kapasitas guru dan peningkatan hasil belajar secara luas.
Sebagai bagian dari University of Cambridge, Cambridge English menegaskan komitmennya dalam mendukung sistem pendidikan melalui riset, asesmen, dan solusi pembelajaran berbasis data.
Pada kesempatan tersebut, Cambridge English juga meluncurkan dua inisiatif baru, yakni makalah tentang AI dalam pendidikan bahasa yang berisi rekomendasi berbasis riset untuk kebijakan dan praktik pendidikan, serta platform Cambridge Teacher’s Hub untuk mendukung pengembangan profesional guru.
Regional Commercial Director Northeast and Southeast Asia Pacific Cambridge University Press & Assessment, Min Qu, mengatakan kebutuhan terhadap solusi pendidikan berbasis AI terus meningkat di kawasan Asia Pasifik.
“Solusi praktis berbasis AI semakin dibutuhkan di Asia Pasifik, khususnya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan implementasi strategi pendidikan,” ujar Min Qu, melalui rilis yang diterima channelsulawesi.id, Selasa (12/5/2026).
Sementara itu, Director Research English Cambridge University Press & Assessment, Evelina Galaczi, menyebut riset mengenai AI dilakukan untuk mendukung peran guru sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Makalah tersebut menyajikan panduan praktis bagi sistem pendidikan dalam menghadapi dinamika pemanfaatan AI,” katanya.
Portfolio Director English Cambridge University Press & Assessment, Belinda Fenn, menilai tingginya partisipasi peserta menunjukkan besarnya perhatian negara-negara Asia Pasifik terhadap peningkatan kualitas pengajaran dan perkembangan peserta didik.
Forum tersebut juga menghadirkan pembicara dari Malaysia, Vietnam, Indonesia, dan Thailand yang membahas implementasi AI di tingkat sekolah maupun sistem pendidikan nasional.
Cambridge English menyatakan akan terus mendorong pengembangan pemanfaatan AI di sektor pendidikan melalui riset, kemitraan, dan implementasi praktis di kawasan Asia Pasifik. *


