BANGGAI,CS – Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai, akan terus meningkatkan kualitas layanan air bersih di Kecamatan Luwuk Timur.

Penegasan itu disampaikan Kepala Bidang Air Minum dan Air Limbah (AMAL) Dinas PUPR Banggai, Christofel Satolom, kepada sejumlah pewarta, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, pelaksanaan proyek Peningkatan Jaringan Pipa Air Minum di Desa Hunduhon, Kecamatan Luwuk Timur, saat ini masih dalam tahap pengembangan dan pemeliharaan.

Program tersebut merupakan bagian dari pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), khususnya di wilayah Desa Hunduhon dan sekitarnya.

Ia menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut dibiayai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun 2025, dengan nama paket pekerjaan “Peningkatan Jaringan Pipa Air Minum Desa Hunduhon Kecamatan Luwuk Timur”.

Berdasarkan data kontrak, proyek itu dikerjakan oleh CV Cahaya Arifa dengan nilai kontrak sebesar Rp484 juta, berdasarkan kontrak yang ditandatangani pada 17 Oktober 2025, dengan masa pelaksanaan selama 75 hari kalender.

Kata dia, didalam pelaksanaannya, pekerjaan itu meliputi pengadaan dan pemasangan jaringan pipa PVC berbagai ukuran, yakni pipa diameter 150 mm sepanjang 804 meter, pipa diameter 100 mm sepanjang 894 meter, dan pipa diameter 63 mm sepanjang 210 meter.

Ia juga menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut merupakan lanjutan tahap II dari proyek tahun 2024. Pada tahap pertama sebelumnya, jaringan pipa dibagian hulu menggunakan pipa berdiameter 8 inci yang kemudian direduksi menjadi 6 inci.

Sementara pada tahap II tahun 2025, jaringan dilanjutkan menggunakan pipa diameter 6 inci, 4 inci hingga jaringan tersier berdiameter 2 inci.

Tujuan utama proyek itu kata dia, yakni untuk meningkatkan kapasitas debit air dan kualitas distribusi pelayanan air bersih kepada masyarakat secara bertahap.

Ia juga mengakui jika pekerjaan tersebut belum sepenuhnya menjangkau jaringan pelayanan di Desa Hunduhon, sehingga untuk sementara masih terkoneksi dengan jaringan pipa lama berdiameter 4 inci.

Dengan kondisi itulah sehingga menjadi salah satu kendala di lapangan, karena jaringan existing atau pipa lama masih mengalami kebocoran dan sumbatan di sejumlah titik.

Selain itu, meningkatnya jumlah sambungan dan pengambilan air oleh masyarakat pada jaringan lama juga ikut mempengaruhi distribusi air bersih.

Guna mengatasi persoalan tersebut, saat ini Dinas PUPR Banggai bersama penyedia jasa, pemerintah Desa Hunduhon dan pihak Kecamatan Luwuk Timur telah melakukan sejumlah langkah penanganan.

Termasuk melakukan pertemuan pembentukan dan pelaksanaan Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (KPSPAM). Hal itu sangat penting dalam melakukan perbaikan dan penertiban jaringan lama menuju jaringan pelayanan desa, serta pemeliharaan jaringan yang masih dalam masa pemeliharaan.

“Kami juga telah merencanakan proyek lanjutan untuk tahun 2027, guna peningkatan jaringan lama yang mengarah langsung ke wilayah pelayanan Desa Hunduhon,” imbuhnya.*

Reporter : Amlin