KANSAS CITY, CS – Lionel Messi kembali menorehkan sejarah di pentas sepak bola dunia. Hattrick yang dicetak saat membawa Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 pada laga Grup J Piala Dunia 2026 membuat sang kapten kini mengoleksi total 16 gol di ajang empat tahunan tersebut.
Tambahan tiga gol di Arrowhead Stadium, Kansas City, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2026), membuat Messi menyamai rekor legenda Jerman Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Messi mencapai angka tersebut setelah tampil dalam enam edisi Piala Dunia. Rinciannya, satu gol pada Piala Dunia 2006 di Jerman, empat gol pada edisi 2014 di Brasil, satu gol pada Piala Dunia 2018 di Rusia, tujuh gol pada Piala Dunia 2022 di Qatar, serta tiga gol pada Piala Dunia 2026. Sementara pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Messi gagal mencatatkan namanya di papan skor.
Secara keseluruhan, pemain berusia 39 tahun itu telah mengoleksi 16 gol dari 28 pertandingan Piala Dunia bersama Timnas Argentina.
Tak hanya menyamai rekor Klose, Messi juga semakin memperkokoh statusnya sebagai pencetak gol terbanyak Argentina sepanjang sejarah Piala Dunia. Torehan 16 gol miliknya jauh melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Gabriel Batistuta dengan 10 gol.
Laga melawan Aljazair juga menghadirkan catatan spesial lainnya. Hattrick tersebut menjadi hattrick pertama Messi sepanjang penampilannya di ajang Piala Dunia.
Dengan koleksi 16 gol, Messi kini berada di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia bersama Klose. Ia hanya membutuhkan satu gol tambahan untuk menjadi pemegang tunggal rekor dengan 17 gol.
Pencapaian tersebut juga membuat Messi melampaui legenda Brasil, Pele, yang mengakhiri karier Piala Dunianya dengan torehan 12 gol.
Argentina masih memiliki dua pertandingan tersisa di fase grup melawan Austria dan Yordania. Kesempatan itu membuka peluang bagi Messi untuk mencetak sejarah baru dan berdiri sendiri di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia. *


