CARACAS, CS – Jumlah korban jiwa akibat gempa bumi yang mengguncang Venezuela dilaporkan terus meningkat. Data terbaru menyebut sedikitnya 164 orang tewas dan lebih dari 970 orang mengalami luka-luka, dengan wilayah La Guaira disebut sebagai area paling parah terdampak.

Lonjakan angka korban ini terjadi seiring proses pendataan dan evakuasi yang masih berlangsung di sejumlah wilayah terdampak, di mana banyak bangunan dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Sebelumnya, laporan awal hanya mencatat sekitar 32 korban tewas dan sekitar 700 orang luka-luka. Namun angka tersebut kini mengalami kenaikan signifikan setelah tim penyelamat menjangkau lebih banyak lokasi terdampak.

Sejumlah laporan menyebut masih ada kemungkinan penambahan jumlah korban, mengingat operasi pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan di tengah kondisi infrastruktur yang rusak dan akses yang terbatas.

Wilayah La Guaira menjadi salah satu titik fokus evakuasi karena tingkat kerusakan yang dilaporkan cukup parah dibanding daerah lain.

Sementara itu, estimasi awal dari United States Geological Survey yang sempat beredar sebelumnya diketahui merupakan proyeksi statistik dampak gempa, bukan angka korban resmi yang sudah terkonfirmasi di lapangan.

Hingga kini, pemerintah setempat bersama tim penyelamat masih terus melakukan operasi evakuasi dan pendataan korban di berbagai lokasi terdampak di Venezuela, dengan fokus utama pada pencarian korban di reruntuhan bangunan.

Otoritas setempat juga mengingatkan bahwa angka korban masih berpotensi berubah seiring masuknya data baru dari wilayah-wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau akibat kerusakan infrastruktur pascagempa.