POSO, CS – Ratusan anak yatim dan penyandang disabilitas di Kabupaten Poso mendapat perhatian khusus dalam peringatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Poso, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan serentak secara nasional tersebut dibuka langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, melalui Zoom Meeting dengan mengusung tema “Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri”.
Dalam kegiatan tersebut, Kemenag Kabupaten Poso bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Poso berhasil menghimpun sebanyak 384 paket bantuan yang diperuntukkan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Poso, Sutami M. Idris, mengatakan program tersebut merupakan wujud nyata komitmen Kemenag dalam menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif dan menyentuh kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.
“Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk nyata kepedulian dan keberpihakan kepada mereka yang membutuhkan perhatian lebih,” kata Sutami.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ia mengajak seluruh jajaran Kemenag, pemerintah daerah, serta masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membantu kelompok rentan, khususnya anak yatim dan penyandang disabilitas.
“Semangat berbagi dan kepedulian sosial harus terus kita jaga. Insya Allah manfaat yang dirasakan oleh anak-anak yatim dan penyandang disabilitas akan semakin luas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pada kegiatan itu, sebagian bantuan diserahkan secara simbolis kepada penerima manfaat. Sementara paket bantuan lainnya akan segera didistribusikan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Poso.
Kemenag berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat upaya mewujudkan pelayanan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Reporter: Ishaq


