PALU, CS – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, meresmikan operasional POM Minyak Goreng Indonesia (POMINDO) pertama di Kota Palu yang berlokasi di Jalan Jati, Kelurahan Nunu, Jumat (26/6/2026).

Kehadiran POMINDO menjadi inovasi baru dalam sistem distribusi minyak goreng melalui konsep isi ulang (refill) yang lebih praktis, higienis, ramah lingkungan, dan terjangkau bagi masyarakat.

POMINDO yang dikelola PT Parama Artha Buwana (ParaBu) menerapkan teknologi distribusi minyak goreng dengan proses penyaluran yang hampir tidak tersentuh tangan hingga sampai kepada konsumen.

Selain menjaga kualitas produk, masyarakat dapat membeli minyak goreng sesuai kebutuhan, mulai dari Rp2.000, Rp3.000, hingga Rp5.000, dengan membawa wadah sendiri sehingga turut mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hadianto Rasyid mengapresiasi PT Parama Artha Buwana yang telah menghadirkan POMINDO pertama di Kota Palu. Menurutnya, inovasi tersebut merupakan langkah positif dalam memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Pemerintah Kota Palu mengapresiasi upaya dan inovasi POMINDO dalam menghadirkan POM minyak goreng di Kota Palu,” ujar Hadianto.

Meski demikian, wali kota mengingatkan agar kualitas minyak goreng yang dipasarkan tetap menjadi prioritas utama. Ia menegaskan bahwa keamanan, kesehatan, dan jaminan kehalalan produk harus terus dipertahankan guna menjaga kepercayaan masyarakat.

“Terima kasih atas kehadiran POMINDO di Kota Palu. Mudah-mudahan ini bisa dijaga dengan baik, kualitasnya, kesehatannya. Tadi juga sudah disampaikan mengenai sumber produknya,” katanya.

Hadianto berharap kehadiran POMINDO tidak hanya menjadi alternatif dalam memenuhi kebutuhan minyak goreng masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah melalui sistem distribusi yang lebih efisien.

“Pesan dari saya, agar pembukaan dan peresmian POMINDO hari ini betul-betul dapat berjalan dengan baik, berkembang, dan menjadi solusi terbaik dalam upaya kita bersama menjaga kondisi ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat semakin baik,” ujarnya.

Menurut wali kota, keberhasilan sebuah inovasi tidak hanya diukur dari proses peluncurannya, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Karena itu, ia berharap POMINDO dapat menjaga kualitas layanan serta terus berkembang secara berkelanjutan.

“Dalam sebuah momentum yang baik seperti ini, hasil output dan outcome-nya harus terjaga dengan baik untuk memastikan usaha ini dapat terus berkembang. Saya yakin konsep distribusi dan penjualan minyak goreng seperti ini sangat memudahkan masyarakat,” tutup Hadianto.

Pemerintah Kota Palu berharap kehadiran POMINDO semakin memudahkan masyarakat memperoleh minyak goreng berkualitas dengan harga yang terjangkau, sekaligus mendukung upaya pengurangan sampah plastik melalui penggunaan wadah isi ulang. *