MOROWALI, CS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali mendorong perluasan cakupan pelayanan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Daerah dengan menambah pos di setiap kecamatan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat pelayanan dan penanganan kondisi darurat, terutama ketika masyarakat membutuhkan layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, H. Yusman Mahbub, mengatakan, perluasan jangkauan pelayanan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pemadam kebakaran.

“Saya berharap Damkar dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Morowali guna percepatan pelayanan dan penyelamatan darurat kepada masyarakat dengan penambahan pos di tiap-tiap kecamatan,” ujar Yusman di Morowali, Rabu (19/8/2026).

Menurut Yusman, percepatan penanganan keadaan darurat tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan dan kesiapan dalam menjalankan tugas.

Ia menilai, meskipun sarana dan prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Daerah Morowali belum sepenuhnya memenuhi standar, kualitas sumber daya manusia yang dimiliki dinas tersebut telah menunjukkan kesiapan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.

“Sebagai salah satu dinas baru, Dinas Damkar dan Penyelamatan Daerah mampu memberikan kualitas sumber daya manusia yang mumpuni. Kebutuhan dasar yang harus dipenuhi dalam melaksanakan tugas secara cepat adalah sinergi antara Pemerintah Daerah lintas sektor,” katanya.

Yusman menyampaikan hal tersebut saat membuka Skill Competition antarpleton Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Daerah di halaman kantor dinas tersebut, Kompleks KTM Desa Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah.

Menurutnya, kompetisi tersebut bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana untuk mengukur sekaligus meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi situasi darurat.

Skill competition meningkatkan keterampilan, kecepatan dan ketepatan dalam penanganan keadaan darurat,” jelasnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan Kabupaten Morowali sebagai tuan rumah Sulteng Fire Skill Competition 2027.

Yusman berharap peningkatan kapasitas personel dapat berjalan beriringan dengan penguatan sarana dan prasarana serta perluasan jangkauan pelayanan Damkar.

Ia juga menilai pelaksanaan skill competition dapat mendorong lahirnya inovasi dalam pelaksanaan tugas pemadam kebakaran dan penyelamatan di Kabupaten Morowali.

“Dengan adanya skill competition akan membuat sebuah terobosan yang baik dan keberhasilan dalam melakukan kegiatan inovasi,” pungkasnya.*