JAKARTA, CS – Putri Mahkota Swedia Victoria dijadwalkan melakukan kunjungan ke Indonesia pada 4-8 September 2026. Kunjungan tersebut dilakukan dalam kapasitasnya sebagai Goodwill Ambassador United Nations Development Programme (UNDP).

Selama berada di Indonesia, Victoria akan menjalani sejumlah agenda yang berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan, aksi iklim, konservasi keanekaragaman hayati, transformasi digital, hingga pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Agenda kunjungan Putri Mahkota Swedia tidak hanya berlangsung di Jakarta. Victoria juga dijadwalkan mengunjungi kawasan Nusa Tenggara untuk melihat langsung berbagai inisiatif masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus mengembangkan potensi ekonomi berkelanjutan.

Bertemu Pemerintah dan Pemimpin Muda

Di Jakarta, Victoria dijadwalkan bertemu dengan sejumlah pimpinan pemerintah Indonesia, mitra pembangunan, sektor swasta, pemimpin muda, serta perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pertemuan tersebut akan membahas berbagai upaya untuk mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain pemanfaatan inovasi, transformasi digital, serta skema pendanaan gabungan atau blended finance untuk mendukung program pembangunan.

Administrator UNDP Alexander De Croo mengatakan Indonesia memiliki banyak solusi inovatif yang berkembang di tingkat lokal untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Menurut De Croo, kunjungan Victoria menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai inovasi tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana aksi di tingkat lokal dapat berkontribusi terhadap pencapaian target pembangunan global.

Kunjungi NTT-NTB

Selain Jakarta, Putri Mahkota Victoria juga dijadwalkan mengunjungi kawasan NTT maupun NTB.

Dalam agenda tersebut, Victoria akan bertemu dengan masyarakat dan mitra lokal yang terlibat dalam upaya pelestarian alam Indonesia.

Kunjungan itu juga akan menyoroti pengembangan ekowisata serta pembangunan berbasis alam yang diharapkan dapat menciptakan peluang ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.

Perkembangan agenda daerah menunjukkan bahwa kunjungan Victoria juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Di Nusa Tenggara Barat, misalnya, pemerintah provinsi menyiapkan sejumlah agenda yang mempertemukan Victoria dengan komunitas lokal, perempuan penggerak masyarakat, pelaku UMKM, masyarakat adat, hingga komunitas pesisir.

Victoria dan Agenda Pembangunan Berkelanjutan

Kunjungan ke Indonesia menjadi bagian dari peran Victoria sebagai Goodwill Ambassador UNDP.

Victoria menjalankan peran tersebut sejak Oktober 2023 dengan fokus pada peningkatan kesadaran dan keterlibatan publik terhadap SDGs serta pembangunan berkelanjutan.

Dalam kunjungannya ke Indonesia, isu lingkungan dan pembangunan masyarakat menjadi salah satu perhatian utama.

Kepala Perwakilan UNDP Indonesia Sara Ferrer Olivella mengatakan perjalanan pembangunan Indonesia tidak terlepas dari kemitraan serta peran masyarakat dalam membangun masa depan yang lebih inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

Ia menyambut kunjungan Victoria sebagai kesempatan untuk memperlihatkan kreativitas, inovasi, dan kepemimpinan masyarakat Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Dengan agenda tersebut, kunjungan Putri Mahkota Swedia Victoria ke Indonesia pada 4-8 September 2026 tidak hanya menjadi kunjungan diplomatik, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama Indonesia-Swedia dalam isu pembangunan berkelanjutan, lingkungan, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.*