PALU, CS – Sulawesi Tengah (Sulteng) menargetkan pelaksanaan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) IX 2027 tidak hanya menjadi ajang olahraga masyarakat, tetapi juga momentum menggerakkan perekonomian daerah.

Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si mengatakan, diperkirakan sekitar 20 ribu orang dari berbagai daerah akan datang ke Sulteng untuk mengikuti pesta olahraga masyarakat tersebut.

Menurutnya, kedatangan peserta dan rombongan dari berbagai daerah akan memberikan dampak terhadap sejumlah sektor ekonomi, mulai dari akomodasi, transportasi, kuliner, pariwisata hingga usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Inilah cara memperkenalkan daerah kita,” kata Anwar Hafid saat menerima Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), Adil Hakim, beserta tim verifikasi di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Senin (31/8/2026).

Ia mengatakan, pelaksanaan FORNAS IX 2027 di Sulteng menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus meningkatkan pamor Sulteng di tingkat nasional.

Karena itu, Anwar menargetkan Sulteng mampu menjadi tuan rumah terbaik sepanjang sejarah pelaksanaan FORNAS.

“Sulteng sangat siap dengan pelaksanaan FORNAS,” tegasnya.

Optimisme tersebut diperkuat dengan hasil verifikasi KORMI. Dari 35 indikator yang menjadi persyaratan pelaksanaan FORNAS, Sulteng disebut telah memenuhi 21 indikator atau lebih dari 50 persen.

Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah kesiapan infrastruktur. Pembangunan Ampiteater yang diproyeksikan menjadi venue utama pembukaan FORNAS IX 2027 diperkirakan rampung pada akhir tahun ini.

Selain kesiapan infrastruktur, Sulteng juga menyiapkan olahraga tradisional sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kearifan lokal daerah kepada peserta FORNAS dari berbagai wilayah Indonesia.

KORMIDA Sulteng menyiapkan sejumlah olahraga tradisional, di antaranya lomba dokar dari Kota Palu, balap japi (sapi) dari Kabupaten Sigi, serta olahraga laut panah ikan dari Kabupaten Tolitoli.

Anwar mengatakan, perjuangan Sulteng untuk menjadi tuan rumah FORNAS 2027 tidak selalu berjalan mulus. Namun, ia optimistis berbagai tantangan dapat diselesaikan.

“Pasti ada cobaannya tapi nanti berakhir manis,” ujarnya.

Ia pun kembali menegaskan optimismenya terhadap pelaksanaan FORNAS IX 2027 di Sulteng.

“Insyaallah 2027, Sulteng jadi tuan rumah FORNAS yang terbaik,” pungkasnya. *