AICHI-NAGOYA, CS – Kontingen Indonesia kembali menambah perolehan medali pada ajang Asian Games 2026, Selasa (21/9). Meski berhasil membawa pulang dua medali perunggu tambahan, posisi Tim Merah Putih di tabel klasemen sementara justru mengalami penurunan dari peringkat ke-12 menjadi peringkat ke-13.

Hingga Senin (21/9) pukul 20.00 WIB, total perolehan medali Indonesia mencapai tujuh keping yang terdiri atas satu medali perak dan enam medali perunggu. Raihan ini bertambah dibandingkan hari sebelumnya yang mencatatkan lima medali.

Sumbangan medali pertama pada hari ini lahir dari cabang olahraga wushu lewat performa memukau Eugenia Diva Widodo di nomor Changquan Putri. Eugenia mengamankan tempat ketiga setelah mengumpulkan total nilai 9,706 poin, yang terdiri dari 5,00 poin kualitas gerakan, 2,706 poin performa keseluruhan, serta 2,00 poin tingkat kesulitan.

Pada nomor tersebut, medali emas diraih oleh wakil Hong Kong, Sham HYL, yang mengantongi skor tipis 9,713 poin. Sementara itu, medali perak berhak dibawa pulang oleh atlet asal Makau, Sou CM, setelah membukukan nilai 9,710 poin.

Tambahan medali berikutnya dipersembahkan oleh Vallensia Fahira Hormauli dari cabang olahraga Mixed Martial Arts (MMA) kategori Modern MMA kelas 54 kg putri. Vallensia memastikan medali perunggu setelah mengakhiri langkah di babak semifinal usai menelan kekalahan 0-3 dari petarung asal Thailand.

Kendati belum berhasil menembus partai puncak, raihan ini menjadikan Vallensia sebagai satu-satunya atlet perwakilan Indonesia di cabang olahraga MMA putri yang mampu melangkah hingga babak semifinal dan menyumbangkan medali.

Sementara itu, puncak klasemen sementara Asian Games 2026 masih dikuasai oleh kontingen Tiongkok dengan dominasi 23 medali emas, 10 perak, dan 5 perunggu. Jepang menempel ketat di posisi kedua dengan perolehan 8 emas, 12 perak, dan 12 perunggu, disusul Korea Selatan di peringkat ketiga dengan koleksi 5 emas, 3 perak, dan 15 perunggu.*