Ribuan Warga Palu Daftar Stimulan 2021

PALU,CS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palu membuka ulang pendaftaran kerusakan rumah akibat bencana alam 2018 disambut antusias warga.

Proses pendaftaran ini diumumkan secara beruntun melalui pesan watsapp kepada masyarakat.

Sejak dibuka Senin 15, hingga Rabu 17 Februari 2021, kantor BPBD Palu terpantau diserbu warga. Secara bergantian memasukkan berkas persyaratan pendaftaran di meja pelayanan sisi utara kantor.

Membawa syarat berupa fotocopy KTP, Kartu Keluarga (KK), surat kepemilikan rumah serta foto-foto bukti kerusakan rumah.

Hingga Rabu, ribuan warga yang datang mendaftar. Layanan ini diberikan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan saat bencana alam 2018 silam namun sama sekali belum pernah terdaftar sebagai penerima bantuan dana stimulan perbaikan rumah.

Baca Juga :  27 Desember 2020, BPC HIPMI Kota Palu Periode 2020-2023 Dilantik

Kepala Bidang Rehabilitasi -Rekonstruksi BPBD Palu, M Issa Sunusi menjelaskan, setelah pendaftaran, pihaknya akan melakukan penyortiran berkas tersebut secara ketat. Ini untuk mencegah terjadinya data ganda.

Sekaligus memisahkan data pendaftaran baru ini sesuai alamat domisili. Baik per kecamatan maupun per kelurahan.

“Kami menyortir lagi data yang baru masuk ini. Karena banyak yang sudah masuk dalam data tapi kembali memasukkan pendaftaran,”jelas Issa.

Penyortiran data menurutnya juga untuk mengantisipasi jangan sampai ada warga yang sudah pernah menerima stimulan, namun kembali memasukkan berkas pendaftaran.

Baca Juga :  Reses Pertama 2021, Rusman Ramli : Aspirasi Masyarakat Akan Dituangkan dalam Pokir

“Iya, ada yang coba-coba. Sudah dapat mau lagi,”sebutnya.

Dia menambahkan, pihaknya memang menargetkan ketambahan data calon penerima stimulan ini sebanyak 2ribu orang. Jumlah itu disesuaikan dengan perkiraan sisa anggaran dana stimulan yang saat ini masih berada di kas daerah.

“Yang mendaftar ini jumlahnya dua ribuan. Sesuai target kita. Tapi inikan belum sortir, siapa tau ada yang sudah masuk data sebelumnya tapi mereka mendaftar lagi,”pungkasnya.(TIM)

Pos terkait