Cabor Taekwondo Sumbang Emas Pertama untuk Sulteng di PON XX Papua

Atlet Taekwondo asal Sulteng yang menyumbangkan emas pertama untuk Sulteng, Abdul Rahman Darwin K Latjanda. (FOTO : Mercusuar.web.id)

JAYAPURA, CS – Atlet Taekwondo asal Sulawesi Tengah, Abdul Rahman Darwin K Latjanda, dikabarkan menjadi atlet pertama yang berhasil menyumbangkan medali emas untuk Sulteng pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Rahman yang tampil pada cabang olahraga (Cabor) Taekwondo nomor perorangan poomsae ini berhasil menorehkan prestasi pada turnamen yang digelar di venue GOR Politeknik Diklat Penerbangan, Kota Jayapura, Ahad (03/10), waktu setempat.

Rahman dikabarkan memperoleh poin 79,999, menyisihkan dua pesaingnya, Muhammad Ali Kususma (Jabar) dengan poin 78,666 dan Muhammad Rahman Wahyu dari Bali denga poin 76,333.

Baca Juga :  Terpilih Aklamasi, Irsan Satria Nahkodai PERBAKIN Palu

“Saya baru dapat berita kurang dari 10 menit yang lalu langsung dari arena, bahwa pertandingan sudah selasai untuk nomor perorangan putra. Atlet kita atas nama Abdul Rahman meraih medali emas, tapi medapat protes dari kontigen Jawa Barat. Kita percayakan kepada official, wasit dan juri yang ada di sana,” kata Ketua Taekwondo Kota Palu, Alamsyah Palenga, dikutip channelsulawesi.id darin mediaalkhairaat.id, Minggu 3 Oktober 2021.

Alamsyah menambahkan, sejauh pengalamanya, belum pernah ada protes yang berhasil. Jadi pihaknya berdoa dan berharap ini sebuah prestasi bagi insan Taekwondo di Sulteng.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah Pastikan Jatim Gelar Porwanas XIII 2022

“Itu atlet asal Kota Palu. Memang kalau dia bisa mendapat emas, itu sudah kita perkirakan sebelumnya karena dalam tryout 3 bulan lalu yang dilakukan secara resmi, dia dapat juara satu nasional. Dan pra PON seblumnya juga juara satu nasional,” katanya.

Makanya, kata dia, sesuai analisis dari beberapa pelatih, potensi Rahman untuk mendapatkan emas, mencapai 80 persen.

“Jadi prestasi ini buah kerja keras yang bersangkutan, insan Taekwondo Sulteng dan Pengurus KONI Sulteng dan Kota Palu,” pungkasnya. **

Pos terkait