Siap-siap! Kota Palu Masuk Nominasi Pemantauan Adipura 2022

Armada pengangkut sampah Kota Palu. (FOTO : Istimewa)

PALU, CS – Dalam pelaporan Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), dengan capaian pengelolaan pengurangan dan penanganan sampah lebih dari 50 persen penginputan per 31 Juli 2022. Kota Palu masuk dalam pemantauan nominasi Adipura tahun 2022.

Meraih kota Adipura tahun 2023 yang menjadi target pemerintah Kota Palu mulai terbuka tahun ini.

Bacaan Lainnya

Dari data SIPSN, persentase sampah terkelola di Kota Palu pada tahun 2020  sebesar 89, 27 persen. Di tahun 2021 persentase pengelolaan sampah ini naik 3,54 persen  menjadi 92,81 persen.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kota Palu Hadiri Penyaluran Bansos Kapolda Sulteng

“Terima kasih atas kerjasama dan dukungan yang diberikan oleh masyarakat Kota Palu. Jalan kita masih panjang, nominasi ini kita jadikan motivasi untuk bekerja lebih baik lagi, dan yakin bahwa kita berani mencapai impian bersama ini demi Kota Palu,” ucap Wali Kota Palu,  Minggu 27 Agustus 2022.

Untuk diketahui, Adipura adalah instrumen pengawasan kinerja pemerintah daerah kabupaten/kota dalam menyelenggarakan pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau dalam mewujudkan kualitas lingkungan hidup yang bersih, teduh, dan berkelanjutan, hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri LHK Nomor 76 tahun 2019.

Baca Juga :  Cegah Parkir Liar dan Tingkatkan PAD, Pemkot Palu Siapkan Karcis Parkir ke Warga

Menurut  Hadianto, Kota Palu sendiri telah memiliki Jakstrada, atau arah kebijakan dan strategi dalam pengurangan dan penanganan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga lingkup kota, yang terpadu dan berkelanjutan.

Kata dia, indikator capaian pengurangan sampah terdiri dari penurunan jumlah timbulan sampah perkapita, peningkatan sampah yang terdaur ulang di sumber sampah, dan peningkatan sampah yang termanfaatkan kembali di sumber sampah.

Sementara itu, indikator capaian penanganan sampah terdiri dari peningkatan pemilahan sampah, penurunan jumlah sampah yang diangkut ke pemrosesan akhir, peningkatan jumlah sampah yang diangkut ke tempat pengolahan sampah, dan peningkatan jumlah sampah yang terolah.

Baca Juga :  1000 Lebih Warga Kota Palu Terinveksi HIV/AIDS

Data yang bersumber dari SIPSN, di Kota Palu sendiri sampah terkelola mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Sebagaimana diketahui, Wali Kota Hadi bersama Wakil Wali Kota Reny telah menerapkan berbagai kebijakan berkaitan dengan pengurangan dan penanganan sampah.

Antara lain seperti pembentukan Satgas Adipura per Kelurahan, revitalisasi TPS3R, revitalisasi pengangkutan sampah di tingkat rumah tangga, kerja sama dengan komunitas masyarakat pemerhati lingkungan, hingga perbaikan taman-taman. **

Pos terkait