Warning: Undefined variable $args in /home/channels/public_html/wp-content/themes/satuwp/inc/shortcode-bacajuga.php on line 56
Warning: Undefined variable $args in /home/channels/public_html/wp-content/themes/satuwp/inc/shortcode-bacajuga.php on line 56
KRAKOW, CS – Kabar membanggakan kembali datang dari cabang olahraga panjat tebing. Atlet speed putri Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses meraih medali emas pada ajang World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Sabtu (4/7).
Desak tampil impresif pada babak final yang menggunakan format empat jalur (four-lane race). Atlet asal Bali itu mencatatkan waktu 6,54 detik, sekaligus menjadi yang tercepat di antara para finalis.
Catatan tersebut mengantarkan Desak mengungguli tiga pemanjat kelas dunia. Atlet tuan rumah Natalia Kalucka harus puas membawa pulang medali perak usai membukukan waktu 6,62 detik, sementara Emma Hunt finish di posisi ketiga untuk merebut perunggu dengan catatan waktu 11,37 detik.
Keberhasilan ini melengkapi penampilan konsisten Desak sepanjang turnamen. Sebelum memastikan emas, juara dunia speed 2023 itu mampu melewati babak semifinal dengan mulus untuk mengamankan tempat di final.
Prestasi Desak sekaligus menjadi hasil awal yang baik bagi kontingen Indonesia pada seri Krakow. Kendati, dua wakil Merah Putih lainnya di nomor speed putri, Raji’ah Salsabillah dan Kadek Adi Asih, harus menghentikan langkah mereka pada babak perempat final.
Pada seri kali ini, Indonesia menurunkan tujuh atlet yang berlaga di nomor speed individu dan relay, terdiri atas empat atlet putra serta tiga atlet putri. Emas yang dipersembahkan Desak kembali menegaskan posisi Indonesia masih menjadi salah satu kekuatan utama dunia di nomor speed.
Gelar di Krakow juga menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Desak dalam menatap rangkaian kompetisi internasional berikutnya. Konsistensi mencatat waktu di kisaran 6 detik menunjukkan bahwa atlet berusia 25 tahun tersebut masih menjadi salah satu pemanjat tercepat di dunia dan terus menjaga peluang Indonesia untuk bersaing di level tertinggi.*


