JAKARTA, CS – Pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di kawasan dan tingkat global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pengembangan industri MICE harus dilakukan melalui integrasi destinasi wisata unggulan dengan pemanfaatan teknologi.
Dalam pembukaan Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF) 2026 di Jakarta, Rabu (29/7/2026), Airlangga mengusulkan pengembangan konsep bleisure dengan memanfaatkan destinasi seperti Borobudur, Prambanan, Garuda Wisnu Kencana (GWK), Taman Nasional Komodo, Danau Toba, serta destinasi potensial lainnya.
Selain itu, pemerintah mendorong pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI), pengembangan wisata olahraga dan religi, peningkatan konektivitas antardaerah, penyediaan dukungan infrastruktur pariwisata, serta penguatan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga.
Menurut Airlangga, strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing Indonesia dalam menarik penyelenggaraan berbagai event internasional sekaligus memperbesar dampak ekonomi sektor pariwisata.*


