PALU, CS – Dinamika internal DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali menjadi sorotan setelah sejumlah pengurus menyatakan mengundurkan diri dari struktur kepengurusan partai.
Hingga Senin (3/8/2026), sebanyak empat pengurus DPW NasDem Sulteng dipastikan telah menyampaikan keputusan mundur.
Mereka masing-masing Ferry Anwar selaku Sekretaris DPW, Hadijah Hanamah sebagai Wakil Bendahara Pengelolaan Dana dan Aset, Masrifan Ranroe Muchsen sebagai Wakil Ketua Bidang Hubungan Legislatif, serta Salahuddin sebagai Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah, Arman, membenarkan adanya pengunduran diri sejumlah pengurus tersebut.
“Dari enam orang yang diberitakan mengundurkan diri, baru empat orang yang secara tegas menyatakan mundur. Dua orang mengirimkan surat pengunduran diri secara tertulis, sedangkan dua lainnya menyatakan mundur melalui pernyataan di grup WhatsApp,” kata Arman saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2026).
Ia menjelaskan, empat pengurus yang telah menyatakan mundur adalah Ferry Anwar, Hadijah Hanamah, Masrifan Ranroe Muchsen, dan Salahuddin.
Sementara dua nama lain yang sebelumnya disebut dalam informasi awal, yakni Moh. Fahruddin Yunus selaku Bendahara DPW dan Viktor sebagai Wakil Ketua Bidang Digital dan Siber, hingga kini belum dipastikan mengundurkan diri.
Arman mengatakan, keputusan politik setiap kader merupakan hak pribadi yang harus dihormati.
“Pada prinsipnya, keputusan setiap orang terkait pilihan politiknya harus dihormati,” ujarnya.
Pengunduran diri sejumlah pengurus tersebut terjadi di tengah menghangatnya dinamika internal DPW NasDem Sulteng, setelah sejumlah kader dan pengurus menghadiri kegiatan pengukuhan Ahmad Ali Center (AAC) beberapa waktu lalu.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari para pengurus yang mundur terkait alasan di balik keputusan tersebut.
Salah satu pengurus yang dikonfirmasi, Salahuddin, belum memberikan tanggapan meski panggilan melalui nomor 0811 4585 XXX yang dihubungi terdengar masuk. *


