PALU, CS – Sarana air bersih bantuan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai dimanfaatkan masyarakat di lingkungan Yayasan Kalantaro Sejahtera, Kelurahan Talise, Kota Palu, Selasa (1/9/2026).
Peresmian program tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, S.E., M.A.P., bersama istri Menteri ESDM, Sri Suparni Bahlil, Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Sri Nirwanti Bahasoan, serta Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae.
Program penyediaan sarana air bersih tersebut merupakan bantuan Kementerian ESDM melalui SERUNI (Solidaritas Perempuan untuk Indonesia), organisasi para istri menteri.
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, mengapresiasi bantuan tersebut. Menurutnya, air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus dipenuhi.
“Pada hari ini kita akan mendapatkan bantuan air bersih dari Kementerian ESDM melalui ibu-ibu SERUNI. Ini adalah organisasi para istri menteri di Kabinet Merah Putih. Semoga bantuan ini membawa manfaat bagi masyarakat,” ungkap Imelda.
Ia berharap keberadaan sarana air bersih tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan para pengajar di lingkungan Yayasan Kalantaro Sejahtera.
Imelda juga menyebut perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat di Kota Palu dan Kabupaten Sigi terus menunjukkan komitmen yang kuat.
“Insyaallah besok istri Wakil Presiden juga akan mengunjungi Palu dan Sigi serta memberikan bantuan kepada masyarakat di Palu dan Sigi,” tambahnya.
Sementara itu, Sri Suparni Bahlil mengatakan dirinya telah beberapa kali mengunjungi Kota Palu, termasuk sejak suaminya, Bahlil Lahadalia, menjabat sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
Ia mengaku melihat perkembangan Kota Palu yang semakin pesat, termasuk dari sisi kebersihan kota.
“Saya sudah beberapa kali datang ke Palu sejak Pak Bahlil menjadi Ketua HIPMI. Saya melihat perkembangan Kota Palu ini luar biasa dan bersih. Semoga Palu tetap bersih selamanya,” ujarnya.
Sri Suparni berharap sarana air bersih yang diberikan dapat dirawat dan dimanfaatkan secara optimal oleh penerima manfaat.
“Semoga bantuan kami ini dapat dimanfaatkan dengan baik, baik untuk anak-anak didik, anak-anak asuh, maupun para pengajarnya, sehingga semuanya dapat semakin nyaman dengan adanya akses air bersih,” katanya.
Dengan adanya sarana tersebut, kebutuhan air bersih di lingkungan Yayasan Kalantaro Sejahtera diharapkan dapat terpenuhi dengan lebih baik. Fasilitas itu sekaligus mendukung aktivitas anak-anak dan para pengajar di yayasan.
Program tersebut menjadi bagian dari kolaborasi pemerintah dan organisasi sosial dalam memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar, khususnya air bersih. *


