BANGGAI,CS –Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinan Bupati Ir Amirudin dan Wakilnya Drs Furqanuddin Masulili, terus menggenjot peningkatan ekonomi warga melalui pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Searah dengan visi pembangunan Kabupaten Banggai periode 2025–2029, yakni “Bergerak Bersama Berkelanjutan Menuju Gerbang Timur Sulawesi Tengah (GERAkAN BANGGAI Terdepan, Inovatif, Maju dan sejahtera)”, saat ini terdapat 5 Bumdes telah beroperasi memproduksi arang batok kelapa dengan total produksi sekitar 13 ton.
Pada sambutan tertulis Bupati Banggai yang disampaikan Sekretaris Kabupaten (Sekab) Banggai, Ramli Tongko, saat launching pemasaran perdana Arang Batok Kelapa Kolaborasi Antar-BUMDes untuk Pasar Domestik dan Internasional di Desa Uling, Kecamatan Kintom, Jumat (9/10/2026), ia menyampaikan apresiasinya.
Sekab Ramli menyebutkan bahwa pemberdayaan Bumdes dalam rangka menggerakkan ekonomi masyarakat telah dimulai sejak awal periode pemerintahan Bupati Amirudin dan Wakilnya Furqanuddin Masulili.
Buktinya, kolaborasi antara pemerintah daerah melalui Dinas PMD Banggai dan PT Panca Amara Utama dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat, selama ini terus berlanjut dan berkembang.
“Bapak Bupati berpesan agar kolaborasi ini tidak hanya pada acara seremonial lauching ini, akan tetapi diperlukan adalah program keberlanjutan yang telah dibangun,” sebutnya.
Hingganya, melalui bantuan modal usaha serta kolaborasi antar BUMDes dari beberapa desa dalam memproduksi arang batok kelapa merupakan sesuatu yang menggembirakan, apalagi produk yang dihasilkan saat ini bisa merambah sampai pasar internasional.
“Kita berharap BUMDes bisa lebih sehat sebagai lembaga ekonomi dan mampu mensejahterakan masyarakat di desa,”ujarnya.
Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banggai Hasan Bashwan Dg. Masikki menyampaikan bahwa pengembangan usaha arang batok kelapa merupakan salah satu langkah strategis dalam memanfaatkan potensi kelapa di Kabupaten Banggai.
Dimana limbah batok kelapa yang sebelumnya kurang dimanfaatkan, saat ini dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat hingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Berdasarkan data pengembangan usaha, terdapat sebanyak 11 BUMDes terlibat dalam kegiatan ini. Dari jumlah tersebut, lima BUMDes telah beroperasi dan memproduksi arang batok kelapa dengan total produksi sekitar 13 ton. Sementara enam BUMDes lainnya masih dalam tahap persiapan sarana produksi dan bahan baku.
Adapun lima BUMDes yang telah berproduksi yakni, BUMDes Sinar Harapan Toiba, BUMDes Inau Mae Taima, BUMDes Kalibosan Kadodi, BUMDes Soluduk Kasih Sinampangnyo, dan BUMDes Abadi Uling.
“Masih ada enam BUMDes lagi yang akan didorong untuk segera memulai produksi melalui penguatan fasilitas, penyediaan bahan baku, serta pembangunan sarana pendukung seperti tungku dan gudang penyimpanan,” ungkapnya Hasan.
Ditambahkannya, didalam pengembangan usaha ini ucap Hasan, Dinas PMD Kabupaten Banggai terus berperan dalam melakukan pembinaan, fasilitasi, koordinasi, dan penguatan kerja sama antar-BUMDes.
Tak lupa pula, Hasan mengungkapkan bahwa keberhasilan Bundes juga tidak lepas dari dukungan yang diberikan oleh PT Panca Amara Utama untuk mendorong peningkatan kapasitas usaha dan membuka akses pemasaran produk, termasuk PT Ailesh sebagai mitra pemasaran berperan dalam menyerap produk dan membantu memperluas jaringan pemasaran, baik di pasar domestik maupun internasional.
Turut hadir dalam kegiatan yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa PMD) bersama PT Panca Amara Utama, Kepala Bappeda Banggai Pupung Diliyanto, Kepala Dinas Peternakan dan Hewan Fahmi, External Relation & Security Manager, PT PAU, Hermawan Ali dan jajarannya, mewakili Kepala Dinas TPHP Hendra Saadjad, Camat Kintom Amrizal Latif, Fokompimcam dan sejumlah kepala desa.**
Reporter : Amlin


