DONGGALA, CS – Seorang nelayan bernama Aldo (33) dilaporkan hilang setelah terjatuh dari kapal, di Perairan Batusuya, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa (4/11/2025).

Tim SAR gabungan Basarnas Palu bersama aparat terkait masih melakukan pencarian hingga Rabu (5/11/2025).

Menurut laporan resmi dari Basarnas Kota Palu, insiden terjadi sekitar pukul 10.00 Wita saat korban bersama rekan-rekannya memancing di perairan Batusuya. Cuaca buruk menyebabkan korban terpeleset dan jatuh ke laut. Upaya pencarian awal oleh nelayan dan warga sekitar belum membuahkan hasil, sehingga Basarnas diminta turun tangan.

Menerima laporan tersebut, Tim SAR gabungan mulai melakukan operasi pencarian pukul 07.00 Wita, Rabu (5/11/2025) dengan diawali briefing kesiapan personel, pembagian tugas, serta pengarahan keselamatan kerja sesuai SOP Basarnas.

Pada pukul 07.30 Wita, pencarian dilakukan di area yang telah ditetapkan dengan menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB), perahu karet, dan perahu nelayan. Tim juga melakukan penyisiran di sepanjang pantai dengan radius tiga kilometer.

Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini antara lain Tim Rescue KPP Palu, Polair, Babinsa, BPBD Donggala, pemerintah desa, dan nelayan setempat. Peralatan yang digunakan mencakup rescue car, peralatan selam, alat komunikasi, serta perlengkapan evakuasi dan medis.

Berdasarkan laporan cuaca, kondisi di lokasi berawan dengan kecepatan angin 2-11 knot, tinggi gelombang 0,5–1,25 meter, dan arah angin dari tenggara.

“Sampai saat ini hasil pencarian masih nihil. Tim akan terus melakukan penyisiran di laut dan sepanjang garis pantai sesuai kondisi cuaca,” ujar Kepala Kantor SAR Palu, Muh. Rizal, dalam laporan resmi yang diterima media ini, Rabu (5/11/2025).

Pencarian terhadap korban Aldo akan dilanjutkan hingga kondisi memungkinkan. Basarnas mengimbau masyarakat pesisir untuk berhati-hati melaut mengingat cuaca di wilayah perairan Donggala masih berpotensi berubah cepat.

Editor: Yamin